JATENG.NASDEM.ID – Berakhirnya masa larangan mudik oleh pemerintah pada 17 Mei 2021 mambuat pergerakan masyarakat kembali tak terkendali. Melihat kondisi ini, Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong kepada para pemangku kebijakan untuk mengantisipasinya.
Menurut Mbak Rerie, sapaan politikus Partai NasDem itu, para pemangku kepentingan harus mengantisipasi hal ini dengan langkah yang tepat dan terukur mengingat gelombang pergerakan masyarakat ke sejumah daerah.
“Pasca-larangan mudik berakhir ternyata pergerakan masyarakat ke sejumlah daerah malah menunjukkan peningkatan. Sebagian masyarakat belum memahami makna dari kebijakan larang mudik itu,” katanya dalam keterangan tertulis, Rabu (26/5).
Apa yang menjadi kekhawatiran Rerie ini nyata benar, mengingat meningkatnya pergerakan penumpang pada 18 Mei 2021 lalu. Berdasarkan catatan Kementerian Perhubungan, pergerakan penumpang pada 18 Mei sebanyak 279.000 orang.
Angka tersebut diketahui naik 191,6 persen jika dibandingkan dengan pergerakan pada 17 Mei 2021 yang tercatat 95.000 penumpang. Untuk itu Rerie meminta kondisi tersebut harus diantisipasi oleh para pemangku kepentingan dengan langkah yang terukur.
“Kondisi tersebut harus segera diantisipasi oleh para pemangku kepentingan di sejumlah daerah dengan langkah-langkah yang tepat dan terukur,” tambah legislator itu.
Langkah antisipasi yang bisa dilakukan oleh para pemangku kepentingan yaitu dengan menerapkan 3T (testing, tracing dan treatments) secara konsisten untuk mencegah penyebaran virus corona.
Untuk mewujudkan hal ini, Rerie melanjutkan, butuh kolaborasi pemangku kepentikan pusat dan daerah dalam merealisasikan upaya 3T yang konsisten. Selain itu, kesadaran masyarakat juga diperlukan untuk menekan kasus Covid-19 di Tanah Air.
Masyarakat kini dengan sadar membentuk gerakan untuk memastikan kondisi para pendatang/pemudik memiliki kondisi kesehatan jelas atau terbebas Covid-19 jika memasuki lingkungan perumahan.
Hal ini tentu merupakan kolaborasi apik disamping penerapan protokol kesehatan yang ketat dengan mencuci tangan, menjaga jarak, dan memakai masker. Selain itu, Rerie juga mendorong masyarakat agar ikut waspada dengan munculnya berbagai klaster pasca-lebaran seperti klaster halalbihalal atau klaster wisata.
