JAKARTA, (24 Mei): Wakil Ketua Fraksi NasDem DPR RI, Irma Suryani Chaniago merasa tak habis pikir dengan penolakan usulan hukuman mati bagi terpidana kasus terorisme yang dilontarkan oleh Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).Irma meminta Komnas HAM untuk tidak berbicara mengenai HAM secara sepihak. Ia sangat menyayangkan sikap Komnas HAM yang tidak ‘berkoar’ pada saat para teroris secara sengaja mencabut nyawa orang lain saat melakukan aksinya.
Terlebih, menurut Irma sasaran dan yang menjadi korban justru masyarakat yang tidak bersalah.
“Saat mereka (teroris) membunuh orang di mana HAM untuk korban,” ujarnya, Kamis (24/5).
Ketua Garda Wanita Malahayati Partai NasDem ini melanjutkan dirinya sangat menyayangkan pada saat para teroris dengan sengaja merenggut nyawa-nyawa orang tak bersalah, tetapi tidak ada tanggapan sama sekali dari Komnas HAM.
“Komnas HAM jangan bicara HAM sepihak, itu tidak adil. Orang boleh seenaknya mencabut nyawa orang lain dan Komnas HAM tidak ada yang bicara HAM. Lalu ketika orang itu dihukum mati, kok bicara HAM,” kata Irma.
Irma pun menyetujui usulan hukuman mati bagi pelaku terorisme yang telah terbukti bersalah.
“Di mana HAM untuk korban? Kok HAM cuma untuk pelaku? Bukannya itu malah melindungi pelaku nantinya,” pungkas Irma.
Sebelumnya suara keberatan atas kebijakan tersebut diutarakan Komisioner Komnas HAM Choirul Anam. Menurutnya usulan tersebut tidak signifikan manfaatnya dan justru mematikan upaya pengungkapan terorisme itu sendiri.
“Menuntut hukuman mati itu nggak signifikan. Hukuman mati itu nggak bisa membongkar jaringan. Kalau dia dihukum mati ya dibawalah jaringannya ke alam kuburnya,” kata Choirul beberapa waktu lalu.
SUMBER: https://www.partainasdem.id/read/5086/2018/05/24/komnas-ham-jangan-bicara-ham-sepihak





