18Tube.tv is a free hosting service for porn videos. You can create your verified user account to upload porn videos to our website in several different formats. 18tube Every porn video you upload will be processed in up to 5 working days. You can also use our embed code to share our porn videos on other websites. On 18Tube.tv you’ll also find exclusive porn productions shot by ourselves. Surf around each of our categorized sex sections and choose your favorite one: amateur porn videos, anal, big ass, blonde, brunette, etc. You will also find gay and transsexual porn videos in their corresponding sections on our website. Watching porn videos is completely free!

Kak Sugeng Suparwoto Ajak Masyarakat Perkuat Identitas Nasional

JATENG.NASDEM.ID – Ketua Komisi VII DPR RI Kak Sugeng Suparwoto mengajak masyarakat untuk memperkuat indentitas Nasional dengan menjaga warisan budaya. Hal ini disampaikannya dalam Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Balai Desa Kesugihan Kidul Kecamatan Kesugihan, Selasa (22/3) kemarin.

“Sangat penting memperkuat indentitas nasional sebagaimana karakter dalam Undang-Undang Dasar 45, NKRI, Pancasila, dan Bhineka Tunggal Ika,” kata Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPP NasDem Teritorial Jawa III Jateng dan DIY itu.

“Indonesia dengan begitu banyak kemajemukan agama suku dan bahasa, walaupun membuat kita sesama warga negara banyak perbedaan itu, tetapi itu yang membentuk identitas nasional kita,” kata Kak Sugeng yang hadir secara daring.

Sebagai warga negara Indonesia, masyarakat harus sadar untuk menghargai perbedaan di negara dengan suku bangsa yang beragam ini. Ia mencontohkan negara Korea Utara dan Korea Selatan serta Rusia dengan negara tetagga yang berkonflik karena gagal mengolah perbedaan.

Di tengah kebebasan berdemokrasi saat ini, Legislator NasDem ini berpesan agar masyarakat tidak hanya harus pandai memberikan kritik, tetapi juga harus pandai menawarkan solusi terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai salah.

“Mengkritik kebijakan pemerintah seharusnya memberikan solusi alternatif ataupun tawaran solusi, dan jangan asal mengkritik lalu menghubungkan antara kebijakan pemerintah dengan kegagalan ideologi negara, itu hal yang berbeda,” katanya menekankan.

Salah satu fenomena yang menjamur ialah mengkritisi kebijakan pemerintah dengan menyangkut pautkan hal tersebut dengan kegagalan ideologi atau sistem bernegara lewat media sosial. Hal ini, menurutnya, yang salah kaprah karena mengira negara ini ideologinya salah.

“Padahal ini hanya persoalan biasa yaitu kesalahan kebijakan atau kekurangan pemimpin dan semua negara itu tidak ada satupun pemimpin atau manusia yang sempurna dalam membuat kebijakan,” ia menegaskan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top