JATENG.NASDEM.ID – Anggota Komisi III DPR RI kak Eva Yuliana menyampaikan apresiasinya terhadap keterbukaan informasi Densus 88 dalam penangkapan teroris di Kabupaten Sukoharjo pada Rabu malam pekan lalu.
Lewat pertemuan Kak Eva dengan Polres Sukoharjo, Polda Jawa Tengah, serta Densus 88, Kak Eva mendapatkan pemaparan terkait proses penangkapan pelaku bernama dokter Sunardi tersebut, Kamis (17/3) kemarin.
“Dalam keterangan yang diberikan pada kami keterangan Kompolnas dan Komnas HAM, bisa ditarik kesimpulan bahwa ini adalah proses penangkapan bukan pembunuhan. Sehingga prinsip pembunuhan tidak ada dalam penangkapan ini,” Kak Eva menjelaskan usai pertemuan.
Atas keterangan yang disampaikan oleh Densus 88, Kak Eva memuji Densus 88. “Saya dalam hal ini meberikan respect saya pada Densus 88 dan Polri karena dalam proses kemarin ada keterbukaan yang disampaikan bagaimana Densus 88 aktif memberikan laporan pada Kompolnas dan Komnas HAM,” ia menegaskan.
Selanjutnya kunjungan tersebut akan ditindaklanjuti dengan rapat Komisi III DPR RI dengan Densus 88 dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme untuk mendapatkan keterangan yang lebih komprehensif dalam pelaksanaan UU Terorisme.
Legislator NasDem dari Dapil V Jawa Tengah ini juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga tersangka.
“Untuk itu saya mengucapkan belasungkawa pada keluarga dr Sunardi di Sukoharjo. Semoga almarhum kembali ke Allah SWT dengan husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan sabar dan semoga ini juga menjadi pelajaran bagi kita semua,” katanya.

