18Tube.tv is a free hosting service for porn videos. You can create your verified user account to upload porn videos to our website in several different formats. 18tube Every porn video you upload will be processed in up to 5 working days. You can also use our embed code to share our porn videos on other websites. On 18Tube.tv you’ll also find exclusive porn productions shot by ourselves. Surf around each of our categorized sex sections and choose your favorite one: amateur porn videos, anal, big ass, blonde, brunette, etc. You will also find gay and transsexual porn videos in their corresponding sections on our website. Watching porn videos is completely free!

Mempersiapkan Tenaga Pengajar yang Berkualitas Bagian Terpenting Pembangunan Sarana Pendidikan

JATENG.NASDEM.ID – Membangun sarana pendidikan harus diikuti dengan mempersiapkan tenaga pengajar yang memiliki kemampuan menghasilkan insan yang paripurna, berakhlak mulia dan memiliki nilai-nilai kebangsaan kuat.

“Pembangunan pesantren modern Nahdlatul Ulama ini merupakan sebuah sejarah bagi Kalimantan Tengah di tengah kondisi pendidikan kita yang masih memiliki sejumlah kekurangan,” kata Wakil Ketua MPR RI, Kak Lestari Moerdijat dalam sambutannya pada acara Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pondok Pesantren Nahdlatul Ulama (NU) di Desa Humbang Raya, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Selasa (15/3).

Selain dihadiri Ben Brahim S Bahat (Bupati Kapuas, Kalimantan Tengah), peletakan batu pertama pembangunan pesantren itu juga dihadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Kalimantan Tengah, para pejabat dan ulama setempat.

Pesantren modern tersebut dibangun di atas lahan seluas 10 hektare dilengkapi dengan lahan usaha 10 hektare dan kawasan pendukung yang dikenal dengan Kampung NU seluas 15 hektare.

Menurut Kak Lestari, dalam pembangunan sarana pendidikan, hal terpenting yang harus dilakukan adalah mempersiapkan tenaga pendidik yang memiliki kualitas dan keterampilan yang memadai, sehingga mampu menghasilkan insan terdidik yang mampu menjawab berbagai tantangan di masa depan.

Kak Rerie, sapaan akrab Kak Lestari berharap, program pembangunan pesantren di Desa Humbang Raya ini kelak tidak hanya diperuntukkan bagi kalangan terbatas, tetapi juga masyarakat luas.

Karena, menurut Kak Rerie, manusia di dunia ini sejatinya ditugasi oleh Sang Pencipta sebagai insan pembelajar yang tidak henti belajar untuk menuntut ilmu hingga akhir hayat.

Pada kesempatan itu, Kak Rerie yang juga anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu menceritakan pengalamannya mendirikan sekolah Sukma Bangsa di tiga kabupaten di Aceh pada 2004 dengan konsep pesantren yang dikembangkan menjadi sekolah untuk umum.

Tantangannya ketika itu, ujar Kak Rerie, adalah bagaimana mempersiapkan siswa dan tenaga pengajar yang mampu menjalani proses belajar mengajar dalam proses transformasi pendidikan di Aceh.

Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah itu berharap, pembangunan pesantren NU di Kalimantan Tengah ini memiliki konsep pembangunan pesantren berkelanjutan yang memiliki kemampuan bukan hanya sebagai sarana pendidikan semata, tetapi juga untuk pengembangan sektor lainnya.

Sehingga, tambah Kak Rerie, kehadiran pesantren NU di Desa Humbang Raya ini mampu menghadirkan cahaya bagi masyarakat luas. Karena dari pondok pesantren modern ini akan lahir insan-insan terdidik yang mampu meneruskan perjuangan bangsa.

Pada kesempatan itu, Kak Rerie juga menyumbang 5.000 bibit tanaman buah yang penyerahannya bertahap sesuai dengan progres pembangunan kawasan pondok pesantren. *

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top