JATENG.NASDEM.ID – Gebyar Tari Nusantara di Pondok Pesantren Al Kamal Kabupaten Kebumen, pada Sabtu (5/2) lalu, berlangsung meriah. Berbagai tarian tradisional dari seluruh penjuru Nusantara ditampilkan oleh santriwan dan santriwati dalam festival tersebut.
Ketua DPD NasDem Kabupaten Kebumen Kak Faiz Alauddien Reza Mardhika yang juga sebagai Ketua Yayasan Pondok Al Kamal turut hadir memberikan dukungan pada agenda tersebut.
“Gebyar tari ini menampilkam tarian-tarian tradisional Nusantara, dari santriwan santriwati sebagai wujud kecintaan terhadap budaya Nusantara dan merawat kebhinekaan,” kata Kak Reza menjelaskan.
Ia menegaskan bahwa pondok pesantren bukan hanya menjadi tempat belajar agama, tetapi juga menjadi tempat memupuk rasa cinta Tanah Air serta pelestarian budaya Nusantara yang diwujudkan dalam agenda kali ini.
“Pondok Pesantren menjadi sarana pelestarian budaya Nusantara. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pondok pesantren turut berupaya memupuk rasa cinta Tanah Air dan budaya lokal, dan sarana syiar pesantren dengan pendekatan budaya Nusantara,” ia menekankan.
Untuk itu, dokter muda ini mendorong agar wajah pesantren kini harus bertransformasi. Bukan hanya menjadi tempat pendidikan agama, tapi juga mengajarkan kecintaan pada Tanah Air. Karena pada hakikatnya, cinta pada Tanah Air juga merupakan bagian dari iman.
“Bahwa pesantren sudah saatnya bertransformasi tidak hanya tempat untuk pendidikan agama, tapi juga harus mampu menjadi tempat pendidikan akhlak, kebhinekaaan, Teknologi, wirausaha, sehingga mampu mencetak generasi muda Islami yang berkemajuan,” katanya berharap.
Festival tari ini menjadi bukti bahwa Pondok Pesantren Al Kamal sudah menjawab tantangan zaman dalam hal mencetak santri yang beriman serta berbudaya Nusantara. Festival ini menjadi upaya pelestarian budaya Nusantara yang sudah makin banyak ditinggalkan.

