JATENG.NASDEM.ID – Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, masih mengintai. Hingga kini sudah puluhan warga dari berbagai desa terjangkit DBD dan dirawat di sejumlah rumah sakit yang ada di Bumi Kartini. Salah satu desa yang warganya sudah terjangkit DBD adalah Desa Mantingan, Kecamatan Tahunan.
Melihat kondisi lingkungan tempat tinggal sudah ada warga yang terjangkit DBD, salah satu warga Desa Mantingan kemudian meminta Sahabat Lestari, relawan Wakil Ketua MPR RI Kak Lestari Moerdijat untuk melakukan pengasapan atau fogging.
Relawan Sahabat Lestari Kak Dian Sunarto mengatakan sore ini relawan Sahabat Lestari langsung turun ke Desa Mantingan untuk melakukan fogging. Kegiatan pengasapan itu dilaksanakan di lingkungan RT 28 dan 27, RW 08. Fogging menyasar 115 rumah di lingkungan tersebut.
“Begitu ada permintaan dari warga, kami langsung terjun ke lokasi melakukan fogging,” ujar Kak Narto, Jumat (21/1).
Kak Narto mengatakan, informasi yang diterima relawan Sahabat Lestari, di lingkungan tersebut sedikitnya sudah ada 14 orang yang terjangkit DBD. Saat ini masih dirawat di rumah sakit.
“Informasi yang kami terima seperti itu. Bahkan sudah ada satu warga yang meninggal dunia,” kata Kak Narto prihatin.
Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Jepara Kak Pratikno mengatakan penyakit DBD jadi perhatian jajaran Partai NasDem. Pihaknya pun telah menyampaikan himbauan kepada seluruh kader dan masyarakat untuk kembali menggiatkan gerakan 3M. Yaitu, menguras, menutup, dan mengubur barang-barang yang dapat menimbulkan genangan air.
“Memang sejak awal bulan, kami sudah banyak menerima laporan terkait DBD. Kemudian kami tindak lanjuti dengan fogging sebagai salah satu bentuk pencegahan. Sosialisasi dan himbauan juga sudah mulai kami gencarkan lewat berbagai media,” Kak Pratikno menjelaskan. (NJ05)

