JATENG.NASDEM.ID – DPRD Kabupaten Purworejo mengundang masyarakat yang memiliki klub sepak bola untuk bertanding di lapangan hijau. Hal ini merupakan terobosan baru bagi DPRD Purworejo termasuk Fraksi NasDem untuk lebih dekat dengan masyarakat.
Anggota Fraksi NasDem DPRD Purworejo Kak Eko Januar Susanto mengatakan bahwa pihaknya telah menggelar pertandingan persahabatan sejak 2020 lalu dengan berbagai klub sepak bola dari berbagai kelompok masyarakat.
“Kami mulai pada 2020 lalu dengan menggandeng berbagai klub bola lokal serta organisasi masyarakat di Purworejo. Saat ini mungkin sudah sepuluh kali kami bertanding dengan berbagai kelompok masyarakat,” katanya, Rabu (19/1).
Ketua DPD NasDem Purworejo ini menekankan bahwa pihaknya terbuka dengan siapa pun yang ingin bertanding dengan kesebelasan DPRD FC ini dengan menghubungi Kak Eko lewat media sosial atau WhatsApp.
“Bagi seluruh komponen masyarakat yang ingin sparing, kami membuka keran seluasnya, kapan di mana bisa japri saya, bisa lewat medsos atau WhatsApp. Bisa datang ke fraksi, DPRD, atau kantor DPD NasDem Purworejo,” katanya.
Tiap permainan di lapangan menurutnya adalah suatu sarana komunikasi kreatif wakil rakyat dengan masyarakat. Hal ini juga untuk menghapuskan jarak antara masyarakat serta DPRD yang bertugas sebagai penyambung lidah masyarakat.
“Dengan kegiatan ini dapat memangkas jarak yang lebar lalu kita dekatkan. Dengan begitu kami bisa juga menerima berbagai aspirasi dan harapan masyarakat,” ia menekankan.
Tak hanya pada pemain muda, Kak Eko yang dalam tiap pertandingan selalu menggandeng Ketua Fraksi NasDem DPRD Purworejo Kak M Abdullah juga melibatkan masyarakat dari beragam usia.
“Kebanyakan aspirasi anak muda agar lebih diberdayakan dan dilibatkan, juga berkolaborasi dengan milenial. Kita sering pula sparing dengan legend, aspirasi mereka tentunya beda,” ia menjelaskan.
Kabupaten Purworejo dengan berbagai potensi yang ada menjadikan masyarakat memiliki kebutuhan yang berbeda. Di pegunungan misalnya, masyarakat menginginkan perhatian di bidang pertanian dengan ketersediaan pupuk dan lain-lain.
“Di selatan ada peternakan perikanan, di tengah kita banyak bicara UMKM dan pemberdayaan ekonomi dan Purworejo ada value nilai tambah,” katanya.
Dengan komunikasi informal ini, Kak Eko berharap masyarakat memiliki ruang yang luas untuk lebih dekat dengan wakil rakyat dan leluasa menyampaikan aspirasi.

