JATENG.NASDEM.ID – Belakangan kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Jepara meningkat. Saat ini puluhan warga terjangkit penyakit akibat virus dengue yang disebarkan nyamuk aedes aegypti itu.
Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Jepara Kak Pratikno mengatakan sejak beberapa hari terakhir relawan Wakil Ketua MPR RI Kak Lestari Moerdijat yang tergabung dalam Sahabat Lestari, melakukan fogging di sejumlah desa. Pengasapan dilakukan atas permintaan warga menyusul merebaknya DBD.
“DBD ini harus diperhatikan serius oleh Dinkes (Dinas Kesehatan), vaksinasi Covid-19 jalan tapi permasalahan yang lain seperti DBD ini jangan sampai diabaikan,” ujar Kak Pratikno, Sabtu (8/1).
Informasi yang dihimpun Kak Pratikno dari sejumlah pemerintah desa, saat ini ada puluhan warga yang terjangkit DBD. Warga yang terjangkit didominasi anak-anak. Bahkan, DBD telah merenggut nyawa tiga anak.
“Kemarin fogging dilaksanakan di Desa Kriyan, informasi dari Pemdas sudah ada enam anak yang dirawat dan satu anak meninggal dunia. Sehari sebelumnya, fogging di Desa Sendang. Informasinya ada empat anak yang dirawat,” kata Kak Pratikno menjelaskan.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jepara itu mengatakan, hari ini fogging kembali dilaksanakan Sahabat Lestari. Ia memimpin langsung pelaksanaan pengasapan di Desa Tegalsambi. Selain menyasar ratusan rumah warga, fogging juga menyasar fasilitas umum seperti musala dan pondok pesantren.
“Kalau di Desa Tegalsambi, informasi dari petinggi (kepala desa), sudah ada lebih dari 20 warga yang terkena DBD. Mayoritas yang kena anak-anak. Makanya sekali lagi kami minta, Dinkes harus serius menangani masalah ini,” Kak Pratikno menekankan.
Terpisah, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinkes Jepara dokter Eko Cahyo Puspeno mengatakan sejak beberapa bulan lalu telah menerbitkan surat edaran (SE) kepada seluruh kecamatan. SE itu berisi perintah untuk melakukan gerakan pemantauan jentik dan menjaga kebersihan lingkungan.
“Kalau ada kasus, segera dilakukan penyelidikan epidemologi dan lainnya. Juga langsung dilakukan fogging di lingkungan yang sempat ada kasus DBD,” ujar Eko.
Beberapa kecamatan yang sudah dilakukan fogging yaitu Kecamatan Jepara, Welahan, dan Kalinyamatan. Berikutnya, Eko juga akan melakukan gerakan yang sama di kecamatan-kecamatan lain. (NJ05)

