18Tube.tv is a free hosting service for porn videos. You can create your verified user account to upload porn videos to our website in several different formats. 18tube Every porn video you upload will be processed in up to 5 working days. You can also use our embed code to share our porn videos on other websites. On 18Tube.tv you’ll also find exclusive porn productions shot by ourselves. Surf around each of our categorized sex sections and choose your favorite one: amateur porn videos, anal, big ass, blonde, brunette, etc. You will also find gay and transsexual porn videos in their corresponding sections on our website. Watching porn videos is completely free!

Hari Ibu 2021, Saatnya Perempuan Berbenah Menuju Kesejahteraan

JATENG.NASDEM.ID – Perayaan Hari Ibu adalah peringatan perjuangan para perempuan. Sejarah Hari Ibu merupakan perjalanan kebangkitan perempuan dalam kongres perempuan di Yogyakarta, 22-25 Desember 1928. Dari sana ragam perjuangan tentang hak perempuan, kesetaraan dan permasalahan perempuan lainnya digaungkan, kemudian berbagai organisasi pergerakan dibentuk.

Peringatan Hari Ibu punya makna mendalam bagi Ketua Umum Garnita Malahayati Partai NasDem Kak Indira Chunda Thita. Peran perempuan dari masa lalu hingga masa kini menurutnya tak boleh disepelekan.

“Perempuan merupakan tiang lampu yang menopang sebuah negara. Artinya peran perempuan tidak boleh berada dalam bayang-bayang laki-laki yang pada hakikatnya adalah partner kehidupan,” kata Kak Thita pada jateng.nasdem.id, Jumat (24/12).

Hari Ibu harusnya, katanya, dimaknai sebagai tonggak perjuangan perempuan untuk dapat berdaya dan setara harus diakui kini mulai memudar dan berubah makna menjadi sekadar mengakui peran ibu dalam bidang domestik seperti membesarkan anak atau berbakti pada suami.

“Hari Ibu tidak diperingati sebagai wujud pengakuan atas status keibuan yang melekat tetapi tentang ingatan atas perjuangan perempuan menuju kesetaraan,” anggota DPR RI periode 2009-2019 ini menekankan.

Kongres Perempuan pertama yang melahirkan Hari Ibu harusnya menjadi tonggak sejarah yang penting dalam hal kebangkitan perempuan untuk bisa berperan di berbagai sektor termasuk sektor publik. Domestifikasi perempuan di luar menjadi sebuah pilihan, harusnya menjadi sebuah isu penting yang harus diperjuangkan bersama.

Bagi seluruh perempuan di Indonesia, politisi perempuan ini mengajak perempuan untuk terus berbenah dan keluar dari lingkaran patriarki yang membelenggu. “Perempuan perlu berbenah, sembari mengedepankan prinsip diversity, equity dan inclusivity,” ia berpesan.

Hal tersebut, lanjutnya, bisa dimulai dengan keberanian mengetahui tentang esensi dan eksistensi diri. Dengan kata lain, berani menjadi perempuan, berani berbuat sebagai perempuan dengan segala kodrat yang melekat.

“Memutus semua sekat yang melemahkan untuk bertumbuh dan berpartisipasi dimulai dari keluarga, lingkungan dan untuk kemajuan Indonesia,” katanya menekankan.

Perempuan merupakan bagian dari masyarakat yang dapat mengambil peran di berbagai bidang. Mulai dari keluarga hingga pemerintahan. Karena perubahan bagi perempuan hanya bisa diperjuangkan oleh kaumnya, yaitu perempuan sendiri.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top