JATENG.NASDEM.ID – Garnita Malahayati Jawa Tenga memperingati Hari Ibu, 22 Desember. Semangat Hari Ibu lahir pada Kongres Perempuan pertama pada 1928 lalu yang menjadi awal kebangkitan perempuan di Indonesia.
Kongres ini juga menjalin suatu semangat juang perempuan bersama kaum laki-laki untuk bersama-sama memperjuangkan bangsa Indonesia. Garnita Malahayati adalah wadah perempuan masa kini untuk terus menggali potensi terutama di bidang politik.
Dalam memperingati Hari Ibu Nasional, Garnita Malahayati NasDem Jawa Tengah menggelar refleksi perjuangan perempuan, pada Kamis (23/12) siang. Acara yang diikuti oleh jajaran pengurus Garnita Jateng dan beberapa DPD Garnita ini juga diisi dengan pembacaan puisi.
“Kami memperingati Hari Ibu Nasional ini dengan cara sederhana. Berkumpul bersama dan membacakan puisi untuk memberikan semangat satu sama lain sebagai seorang ibu dan seorang perempuan,” kata Ketua DPW Garnita NasDem Jawa Tengah Kak Chairina Ulfa.
Para perwakilan Garnita dari DPD NasDem Kudus, DPD Demak, DPD Jepara, DPD Magelang, DPD Pemalang, hingga Kak Chairina ikut membawakan puisi tentang Hari Ibu.
Uniknya pembacaan puisi ini dibawakan oleh para pengurus Garnita yang masih remaja hingga yang sudah lansia.
“Saya membawakan puisi titipan dari Kak Thita, Ketua Umum Garnita. Maknanya sangat mendalam bagi seorang perempuan yang meskipun sama namun memiliki tanggung jawab yang berbeda-beda. Ini adalah semangat yang terus kami dorong pada Garnita untuk terus saling support,” tambahnya.
Acara refleksi ini kemudian ditutup dengan ramah tamah dan makan bersama para pengurus. Kak Chairina berharap agenda ini bisa menjadi awal yang baik dari kebangkitan Garnita Jawa Tengah termasuk pada pembentukan Garnita di seluruh DPD.

