18Tube.tv is a free hosting service for porn videos. You can create your verified user account to upload porn videos to our website in several different formats. 18tube Every porn video you upload will be processed in up to 5 working days. You can also use our embed code to share our porn videos on other websites. On 18Tube.tv you’ll also find exclusive porn productions shot by ourselves. Surf around each of our categorized sex sections and choose your favorite one: amateur porn videos, anal, big ass, blonde, brunette, etc. You will also find gay and transsexual porn videos in their corresponding sections on our website. Watching porn videos is completely free!

Dosen Undip Puji Kak Rerie Inovatif Gelar Nobar untuk Sosialisasi Empat Pilar Bangsa

JATENG.NASDEM.ID – Sosialisasi Empat Konsensus Kebangsaan atau yang dikenal sebagai Empat Pilar merupakan pendidikan yang ditujukan bagi masyarakat untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan.

Jika biasanya sosialisasi dilaksanakan dengan diskusi dan pemaparan materi, hal yang berbeda dilakukan oleh Wakil Ketua MPR RI Kak Lestari Moerdijat yaitu dengan nonton bareng (nobar) film perjuangan ‘Kadet 1947’.

Dosen Sejarah Universitas Diponegoro (Undip) Dr Alamsyah, M Hum, mengatakan MPR merupakan lembaga Negara pelaksana kedaulatan rakyat, sehingga sosialisasi empat pilar kebangsaan penting dilakukan. “Selama ini sudah dijalankan dengan baik oleh para anggota MPR, termasuk Wakil Ketua MPR Ibu Lestari Moerdijat,” kata Alamsyah, Rabu (8/12).

Alamsyah menjelaskan bahwa sosialisasi Empat Pilar ini efektif dalam membangun nilai kebangsaan. Namun, pembaruan metode penyampaian materi Empat Pilar perlu dilakukan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Dalam hal ini, Alamsyah mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Kak Rerie, sapaan akrab Kak Lestari Moerdijat dalam melakukan sosialisasi Empat Pilar, yaitu melalui media film berupa nonton bareng film Kadet 1947.

“Ini adalah metode yang inovatif dan kreatif. Selama ini hanya dilakukan dengan metode monolog. Dialog yang dilakukan oleh Bu Rerie, dengan nobar, materi yang didapatkan mudah diingat dan dikenal. Masyarakat tidak merasa digurui, dan lebih mudah mengimplementasikan nilai-nilai Empat Pilar kebangsaan,” ia memuji.

Tak hanya itu, Wakil Dekan Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Ilmu Budaya Undip ini menjelaskan bahwa metode ini juga merupakan upaya untuk mendekatkan wakil rakyat dengan masyarakat.

Lebih lanjut, Alamsyah menerangkan bahwa metode nobar cukup tepat dan bisa direkomendasikan ke anggota MPR yang lain. ”Dengan metode ini selain juga diharapkan akan berdampak pada penguatan nilai-nilai kebangsaan juga upaya untuk pemberdayaan masyarakat dengan kesenian. Ini juga upaya melestarikan dan mendukung para seniman dan sineas agar lebih kreatif dan berdaya,” ujarnya menekankan.

Sebagai informasi, Kak Rerie telah menggelar nobar di tiga Kota yaitu di Semarang, Purwokerto, dan Banyumas untuk mensosialisasikan Empat Pilar kebangsaan. Ratusan masyarakat dari berbagai elemen telah mengikuti kegiatan ini.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top