JATENG.NASDEM.ID – Acara Rakorwil NasDem Jateng-DIY yang telah berlangsung Senin hingga Selasa kemarin berlangsung meriah dan megah. Kegiatan yang berlangsung di Yogyakarta itu sangat kental dalam nuansa budaya dan tradisi.
Kegiatan tahunan yang digelar oleh DPW Jateng ini sangat menarik perhatian. Pasalnya para peserta mengenakan kostum dari daerah masing-masing di acara pembukaan, yang berlangsung di Candi Prambanan pada Senin malam lalu itu.
Pengurus DPD dan anggota DPRD NasDem Rembang tidak ketinggalan mengenakan kostum adat Rembang yaitu baju adat Kanung. Baju tersebut biasa dikenakan oleh warga masyarakat Lasem, di sekitaran pegunungan Lasem. Penutup kepala menggunakan baju batik Lasem yang sudah populer.
Ketua DPD Rembang Kak Bayu Andriyanto mengatakan bahwa rakorwil saat ini bertema kebudayaan. “Sehingga pesertanya dari DPD se-Jateng dan DIY memakai baju khas atau baju adat dari daerah masing-masing, menyatukan dengan konsep yang dibawa DPW,” kata Kak Bayu, Rabu (1/12).
Baju kanung yang dipakai delegasi DPD dan DPRD NasDem Rembang dimaksudkan juga untuk menunjukkan karya perajin batik di Lasem, sehingga perwakilan daerah lain bisa mengenal baju adat dari Kabupaten Rembang.
“Tidak hanya kostum dari daerah masing-masing, tetapi dalam rakorwil ini DPW juga menyuguhkan penampilan budaya dan tari-tarian dari Jateng dan DIY,” mantan Wakil Bupati Rembang ini menambahkan.
Acara Rakorwil telah berlangsung lancar dan sukses. Kak Bayu mengatakan meski mengenakan busana khas masing-masing daerah tetapi semangat yang dibawa tetap Bhinneka Tunggal Ika.
(NJ28)

