18Tube.tv is a free hosting service for porn videos. You can create your verified user account to upload porn videos to our website in several different formats. 18tube Every porn video you upload will be processed in up to 5 working days. You can also use our embed code to share our porn videos on other websites. On 18Tube.tv you’ll also find exclusive porn productions shot by ourselves. Surf around each of our categorized sex sections and choose your favorite one: amateur porn videos, anal, big ass, blonde, brunette, etc. You will also find gay and transsexual porn videos in their corresponding sections on our website. Watching porn videos is completely free!

Kak Sugeng Suparwoto Gandeng Kemenperin Latih 240 Pelaku IKM di Banyumas dan Cilacap

JATENG.NASDEM.ID – Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bersinergi dengan Komisi VII DPR memberikan pelatihan kepada 240 industri kecil dan menengah (IKM) dari Banyumas dan Cilacap. Pelatihan berlangsung sejak Selasa hingga Sabtu, pekan lalu.

Kegiatan pelatihan terbagi jadi dua yakni untuk IKM Banyumas di Hotel Jawa Heritage sebanyak 120 peserta dan 120 lainnya di Hotel Dafam, Cilacap. Mereka mengikuti bimbingan teknis dan pelatihan untuk penumbuhan wirausaha baru (WUB).

Direktur IKM Logam, Mesin, Elektronika, dan Alat Angkut Kemenperin Dini Hanggandari mengatakan bahwa pihaknya mengharapkan dengan adanya pelatihan dan bimtek tersebut, akan meningkatkan kemampuan peserta dalam berwirausaha. “Semoga peserta dapat berkembang dengan sukses, dan dapat bermanfaat untuk semua pihak baik di Kabupaten Banyumas maupun Cilacap,” kata Dini saat menutup acara, Sabtu (27/11).

Ada 6 kelompok komoditi di Cilacap dengan masing-masing 20 anggota. Enam komoditas yang menjadi fokus usaha adalah WUB IKM minuman tradisional, gula semut, batik, kerajinan sabut kelapa, servis AC, dan servis HP. Sedangkan untuk Banyumas diikuti oleh IKM kopi, konveksi, limbah plastik, bengkel roda dua dan bengkel las.

Sementara Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto mengatakan bahwa bimbingan teknis untuk berbagai keterampilan sangat dibutuhkan oleh masyarakat. “Monggo terus kreatif, sekarang mulailah berkegiatan yang sifatnya produktif. Keterampilan ini menjadi penting agak kita dapat menatap masa depan lebih baik,” katanya.

Tetapi, Kak Sugeng menekan, tidak cukup hanya dengan keterampilan, kemudian butuh modal, sarana dan prasarana yang memadai, tetapi juga termasuk pasar. “Tidak cukup hanya dengan keterampilan, maka perlu modal, maka perlu peralatan, maka juga perlu namanya off taker atau pasar,” kata anggota DPR dari Fraksi Nasdem tersebut.

Ketua DPP NasDem Pemenangan Jawa III (Jateng dan DIY) itu mengatakan bahwa, tidak cukup berhenti pada pelatihan dan bimtek semata, tetapi pihaknya akan membantu untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan IKM.

“Saya bersama Kementerian Perindustrian dan mitra IKM akan berpikir ke arah sana. Kita harus punya keterampilan yang membuat kita dapat produktif dalam bentuk industri kecil atau usaha kecil. Modalnya akan disiapkan,” Kak Sugeng menekankan. (NJ09)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top