JATENG.NASDEM.ID – Karang taruna sebagai organisasi sosial wadah pengembangan generasi muda dituntut untuk bisa menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Anggota karang taruna harus terus belajar untuk bisa meningkatkan keterampilannya.
Salah satunya adalah kemampuan untuk membantu desa di bidang gambar teknis bangunan. Untuk memberikan kesempatan bagi warga karang taruna, anggota Komisi C DPRD Kabupaten Wonosobo Kak Wisnu Ibet Pradana, menggelar Pelatihan Drafter Tingkat Dasar bagi warga karang taruna se-Kabupaten Wonosobo.
Acara yang dilaksanakan selama 3 hari berlangsung di BLK Kabupaten Wonosobo dan diikuti oleh 30 warga karang taruna. Materi yang diberikan meliputi pemahaman dasar tentang gambar teknis sederhana tentang bangunan.
Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Wonosobo itu menjelaskan tujuan dari pelatihan ini untuk memberikan bekal bagi warga karang taruna agar memiliki keterampilan sehingga diharapkan nantinya bisa membantu desa dalam penyediaan tenaga drafter.
“Selama ini desa masih mengalami kendala terutama ketersediaan tenaga drafter, padahal kebutuhan itu terus ada. Oleh karena itu, kita berharap teman-teman karang taruna bisa mengambil peluang tersebut,” ujar kak Ibet saat ditemui pada Selasa (16/11).
Dengan ketersediaan tenaga drafter di desa, diharapkan akan lebih membantu desa dalam membuat gambar teknis tersebut.
Sementara itu Sekretaris Karang Taruna Kabupaten Wonosobo Khaidar Ahmad Noor mengatakan, pelatihan yang diberikan oleh Kak Ibet sangat dirasakan manfaatnya bagi para peserta. Hal ini karena tidak setiap saat ada pelatihan drafter.
“Animo dari teman-teman karang taruna sangat besar tapi karena keterbatasaan tempat kita hanya membuka 2 kelas, masing masing 15 peserta. Mereka belajar Auto Cad langsung dibimbing oleh instruktur dari BLK,” kata Khaidar.
Para peserta diambilkan dari alumni SMK Jurusan Bangunan, pelajar, dan praktisi yang sudah berpengalaman di bidang bangunan, sehingga materi yang diberikan lebih cepat dipahami.
Sardi, salah seorang peserta dari Dusun Cengklok Kalikajar mengatakan, meski dirinya sudah bekerja di bidang bangunan, namun setelah mempelajari autocad dalam pelatihan itu, pemahaman secara teknis menjadi berkembang. (NJ25)

