NASDEM.JATENG.ID – Partai NasDem selalu mendukung upaya pemerintah dalam menanggulangi pandemi Covid-19. Mulai dari menyalurkan berbagai bantuan hingga vaksinasi, NasDem konsisten berkontribusi dalam penanganan wabah global ini.
Hal itu disampaikan Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Partai NasDem di Komisi IX DPR RI Kak Fadholi.
Kak Fadholi mengatakan bahwa Komisi IX DPR tengah fokus membantu pemerintah menanggulangi pandemi Covid-19. Ia
menegaskan bahwa penangangan pandemi Covid-19 perlu dilakukan secara kolektif atau bersama-sama. Fraksi NasDem DPR juga sedang berjuang untuk pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19.
“Pemulihan ekonomi pascapandemi perlu dilakukan untuk menghidupkan semua leading sector terkait. Termasuk infrastruktur, pelaku ekonomi, dan sektor rill menjadi bagian utama,” katanya.
Legislator NasDem dari Dapil Jawa Tengah I (Kabupaten Semarang, Kendal, Kota Salatiga, dan Kota Semarang) itu merasa prihatin pada masa pandemi terjadi banyak pemutusan hubungan kerja (PHK).
“Lebih dari empat juta pekerja terkena PHK saat masa pandemi. Ini perlu penanganan spesifik. Karena itulah maka pemulihan ekonomi pascapandemi menjadi bagian yang harus kita kerjakan ekstra keras,” tegas Kak Fadholi.
Di Jawa Tengah sendiri, Gubernur Ganjar Pranowo mencatat 11.438 orang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) di masa pandemi Covid-19. Selain itu, sebanyak 36.132 orang terpaksa dirumahkan karena hal yang serupa.
Lemahnya daya beli masyarakat menyebabkan lesunya industri. Beberapa perusahaan yang paling terdampak pada masa pandemi Covid-19 ini adalah sektor mebel, garmen, dan tekstil. Hal ini tentu menyumbang pertambahan angka pengangguran di Jawa tengah menjadi sebesar 13,40 hingga 12,30 persen.
Hal yang dapat dilakukan untuk mengembalikan ekonomi pascapandemi ini adalah dengan meningkatkan daya beli masyarakat dengan memberikan stimulus atau bantuan dari pemerintah, digitalisasi UMKM, hingga menjaga stabilitas harga kebutuhan polok agar mampu dibeli oleh masyarakat.

