JATENG.NASDEM.ID – Sahabat Lestari bersama DPD Partai NasDem Jepara, Demak, dan Kudus, memeriahkan perayaan HUT ke-10 Partai NasDem dengan kegiatan berbagi dan mengedukasi untuk masyarakat.
“Di hari ulang tahun ke-10 Partai NasDem ini, Sahabat Lestari, komunitas relawan Anggota DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah, Dr. Hj. Lestari Moerdijat, berbagi dengan para tenaga kesehatan yang telah berjuang sepanjang pandemi ini,” kata Tenaga Ahli, Anggota DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah, Kak Lestari Moerdijat, Kak Lia Eldest Sihotang, di Kudus, Jawa Tengah, Kamis (11/11).
Aksi berbagai ini, jelas Kak Lia, diwujudkan dalam bentuk pemberian bingkisan kue kering dan untaian bunga sebagai bentuk terima kasih dan apresiasi kak Lestari dan jajaran DPD Partai NasDem, Jepara, Demak dan Kudus, kepada para nakes sebagai garda terdepan di masa pandemi Covid-19.
Di Kabupaten Kudus, aksi berbagi dilaksanakan RSUD Loekmono Hadi, RS Mardi Rahayu dan RSI Sunan Kudus.
“Terima kasih kepada Ibu Lestari Moerdijat atas bingkisan dan bunga sebagai tanda kasih kepada nakes di RS Mardi Rahayu. Semoga Ibu Lestari Moerdijat diberikan kesehatan begitu juga dengan Tim,” kata Plt. Direktur RS Mardi Rahayu, dr. Yuliana Wara Renaningtyas, saat menerima untaian bunga dan bingkisan.
Di Kabupaten Demak, aksi yang sama juga dilakukan RSUD Sunan Kalijaga Demak dan RSI NU Demak. Sedangkan di Kabupaten Jepara aksi berbagi dilaksanakan di RS PKU Muhammadiyah Mayong, RSUD Kartini, RSI Sultan Hadirin dan RSUD Rehata Kelet.

Sementara itu, Koordinatir Shabat Lestari Demak Kak Ma’mun Charis yang turut hadir dalam penyerahan bantuan di RSI NU Demak mengatakan bahwa pihaknya selalu mengedankan kepentingan umum.
“Kami selalu mengedepankan kepentingan umum. Nakes adalah garda terdepan dalam hal kesehatan asyarakat untuk itu perlu dukungan dan motifasi agar selal yg semangat dalam berkarya dan berjuang dalam menjalani profesinya,” terangnya.
Masih dalam rangkaian HUT ke-10 Partai NasDem, Rabu (10/11), Sahabat Lestari menggandeng INAMikro untuk mengedukasi 35 pelaku UMKM di Kabupaten Demak dan Jepara yang antara lain bergerak di bidang kuliner, jahit menjahit, meubel, Sembako, dan jamu.
Materi edukasi yang disampaikan, jelas Lia, antara lain terkait pentingnya digitalisasi pada UMKM terutama usaha mikro dan para pelaku usaha diberi pengetahuan tentang pentingnya NIB (Nomor Induk Berusaha) dan dibantu untuk membuat NIB langsung.
Selain itu, edukasi kepada pelaku usaha untuk menggunakan POS mikroApps (catatan digital). Pemberian edukasi tentang digital ini, jelas Lia, ditujukan untuk mengakselarasi bangkitnya para pelaku sektor UMKM dari keterpurukan akibat pandemi.
Membangkitkan sektor UMKM, ujar Lia, merupakan langkah strategis, karena dengan kembali beroperasinya UMKM terbuka luas lapangan pekerjaan bagi masyarakat.*

