JATENG.NASDEM.ID – Dunia pendidikan tak bisa lepas dari Kak Khomidah S.pdi, kader Partai NasDem yang kini duduk di kursi DPRD Kabupaten Batang periode 2019-2024 sebagai anggota Komisi B DPRD Kabupaten Batang.
Meski kesibukananya menjalankan tugas sebagai anggota dewan, tetapi sosok ibu tiga anak ini masih sempat membagi waktu untuk mengajar di TPQ yang ada di lingkungan tempat tinggalnya.
“Basic saya adalah guru. Selama 25 tahun saya mengajar sebagai guru SD Wiyata Bakti,” kata Kak Khomidah saat dihubungi jateng.nasdem.id.
Melalui sambungan telepon, perempuan kelahiran Kabupaten Batang 11 September 1975 ini menceritakan tentang kecintaannya pada dunia pendidikan. Ia tidak hanya mengajar di SD Negeri sebagai guru olahraga, tetapi juga memberikan pelajaran ilmu agama di TPQ yang ada di desanya, Cepagan, Kecamatan Warungasem.
“Saya mulai mengajar dari anak pertama masih kecil hingga anak saya besar dan menjadi dokter. Sekarang saya sudah berhenti mengajar di SD, akan tetapi jadi guru di TPQ masih tetap jalan terus sejak 1994,” katanya menjelaskan.
Kak Khomidah menuturkan bahwa mengajar di TPQ dilakukan sejak ia lulus SMA hingga sekarang. Terjun ke dunia politik sesuai dorongan almarhum suami, sejak 2014.
“Kebetulan almarhum suami aktif di politik sebagai sekretaris DPC PDIP Kabupaten Batang 2004. Namun, mengundurkan diri sebelum akhirnya bergabung dengan Ormas NasDem pada 2009. Pada 2011 masuk kepengurusan Partai NasDem setelah terbentuk,” ujar Kak Khomidah.
Selain peduli pada dunia pendidikan, kak Khomidah juga aktif memajukan olahraga yang ada di desanya, terutama bola voli dan bulutangkis.
“Dulu semasa ada bapak (suami-red) aktif di olahraga bola voli, sekarang saya ikut mendukung seperti halnya bulutangkis agar anak muda di sini ikut aktif berinisiatif memajukan olahraga di desa,” ucapnya menekankan.
Tak ketinggalan, kak Khomidah juga aktif di kegiatan perempuan yang ada di desanya seperti tahlilan rutin dan ikut menggerakkan PKK di tingkat desa.
Demikian juga dengan Garnita Partai NasDem Batang, Kak Khomidah juga aktif karena merupakan salah satu pengurus di tingkat DPD.
“Pintar-pintar membagi waktu lah, karena saya niatnya beribadah dan bisa bermanfaat bagi warga,” kata anggota dewan dua periode tersebut. (NJ29)

