JATENG.NASDEM.ID – Sahabat Lestari Kabupaten Demak menggelar fogging atau pengasapan di Desa Dempet RW 1, Kecamatan Dempet, Sabtu (2/10) pagi ini. Menurut Koordinator Sahabat Lestari Kak Ma’mun Charis, fogging ini dilakukan menyusul ada permintaan warga setempat yang khawatir akan risiko deman berdarah.
“Hari ini kami diminta untuk fogging karena ada permintaan warga setempat mengingat beberapa minggu lalu ada warga yang kena DB. Lalu kami tentukan hari Sabtu ini dan kami umumkan di mushala terdekat agar ternaknya juga diamakan,” kata Kak Charis selepas acara.
Selain oleh Sahabat Lestari, hadir pula Babinsa Dempet, Ketua RW 1, serta tokoh masyarakat RW 1 Dempat yang turut membantu pelaksanaan foging. “Jadi kita gotong royong dibantu oleh tokoh masyarakat dan masyarakat setempat,” tambahnya.
Dengan menyisir saluran air/got, lahan kosong /rimbun, tempat sampah, serta fasilitas umum seperti musala, vaksinasi ini diharapkan dapat membunuh nyamuk Aedes aegypti yang dapat menyebabkan demam berdarah.
Kak Charis menjelaskan masyarakat merespon baik penyemprotan ini meski beberapa diantaranya sempat khawatir terhadap keselamatan hewan ternaknya. Masyarakat mengaku bersyukur mengingat tak pernah ada lagi program fogging yang dilakukan oleh pemerintah.
“Dari pemerintah sudah nggak pernah ada. Baru kali ini kami lakukan fogging, tapi penyemprotan disinfektan masih terus berjalan. Di masa ini dampak DB sangat meresahkan. Mereka berkomunikasi dengan Sahabat Lestari kami upayakan dan lakukan,” jelas Kak Charis.
Sambutan posotif ini juga didapatkan dari masyarakat dari RW lain yang mengaku ingin dilakukan hal serupa di lingkungannya. Kak Charis kemudian memberitahukan bahwa pelaksanaannya harus menunggu hasil koordinasi dengan pemangku kebijakan setempat.
“Inshaallah ke depan akan rutin dilakukan, terutama di RW sebelah tadi yang mengajukan. Mereka siap untuk tenaga masyarakat membantu dan melaksanakan sendiri. Kita sediakan alat dan obatnya karena Sahabat Lestari banyak sekali kegiatan,” katanya
Kak Charis berharap bahwa kegiatan ini dapat memberikan manfaat pada masyarakat terlebih di musim hujan yang dikenal rawan mendtangkan penyakit. Ia juga berharap masyarakat tergerak untuk melakukan secara mandiri dengan bantuan yang diberikan oleh Sahabat Lestari.

