JATENG.NASDEM.ID – Antusiasme masyarakat Kabupaten Sragen dalam mengikuti vaksinasi NasDem Peduli tampak dari antrean tertib sejak pagi dalam kegiatan yang digelar DPD NasDem Sragen, Selasa (28/9), mulai pukul 08.00 WIB
Pemandangan unik tampak di sentra vaksinasi yang digelar halaman Gedung Kartini Sragen siang ini. Jika biasanya warga pergi ke tempat vaksinasi dengan menggunakan sepeda motor, kali ini masyarakat menggunakan odong-odong.
Hal ini diungkapkan Ketua DPD NasDem Kabupaten Sragen Kak Herry Sanyoto. Menurutnya odong-odong tersebut merupakan inisiatif warga sebagai sarana transportasi untuk datang ke lokasi vaksinasi. “Itu murni inisiatif warga agar bisa bersama-sama berangkat ke sentra vaksinasi NasDem. Mereka berasal dari Kecamatan Gemolong,” ujar Kak Herry siang ini.
Menurutnya, jarak tempuh dari desa mereka tinggal hingga lokasi vaksinasi kurang lebih 30 Km. Kak Herry menjelaskan bahwa hal ini menjadi bukti antusiasme warga Sragen dalam menyambut vaksinasi yang digelar oleh NasDem.
“Itu bukti antusiasme warga rela gotong-royong sewa odong-odong atau kereta mini sendiri. Tujuanya agar bisa berangkat dan pulang bareng sambil menikmati panorama di sepanjang jalan. Karena memang kloter untuk kawasan Kecamatan Gemolong siang,” Kak Herry menjelaskan.
Antusiasme masyarakat Sragen menyambut vaksinasi dari NasDem ini juga ditunjukkan dengan kuota 500 vaksin di hari pertama yang langsung penuh pendaftar.
“Kami umumkan sehari habis 500 kuota, sampai nggak tega diri untuk menyampaikan ke masyarakat. Jadi kami arahkan untuk mengikuti dari instansi lain, namun masyarakat lebih tertarik ikut vaskinasi NasDem,” terangnya.
Pada awalnya, vaksinasi hasil kerjasama dengan anggota DPR RI Fraksi NasDem Kak Eva Yuliana dan Kak Fadholi serta menggandeng RS Amal Sehat Sragen ini akan memberikan 1.000 dosis vaksin pertama.
Namun, pihaknya ingin agar ketersediaan dosis kedua bagi para peserta, sehingga vaksinasi kali ini hanya menyediakan 500 dosis. “Kami berikan 500 dosis dengan kekhawatiran jika ada keterlambatan dropping yang kedua. Antisipasi ini harus kita lakukan jangan sampai kita ada kendala vaksin kedua,” kata Kak Herry.
Selain menjalin komunikasi dengan para pimpinan NasDem, Kak Herry juga telah berkomunikasi dengan Bupati Sragen demi kelancaran proses pelaksanaan vaksinasi.

