JATENG.NASDEM.ID – Antusiasme masyarakat Desa Banyukuning, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang dalam mengikuti vaksinasi yang digelar oleh Polri didukung Kak Fadholi, Senin (20/9) membeludak.
Selain vaksinasi kini menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat, ada yang sepesial karena disediakannya hadiah oleh anggota Komisi IX DPR RI Kak Fadholi. Kegiatan vaksinasi plus hadiah ini mendapat pujian dari pemerintah desa setempat.
“Kami atas nama pemerintah desa mengucapkan terima kasih kepada Kepolisian dan Pak Fadholi yang memberikan motivasi dan hadiah yang jadi salah satu semangat masyarakat untuk mengikuiti vaksinasi,” ujar Kepala Sie Kesejahteraan masyarkaat Desa Banyukuning Zaidun.
Dari kuota sebanyak 500 vaksin, Zaidun menjelaskan bahwa pendaftar vaksinasi ini mencapai ribuan orang. “Bisa dilihat antusiasme masyarakat Banyukuning ini sangat tinggi. Dari kuota yang hanya 500 dosis, pendaftarnya sampai ribuan,” lanjutnya.
Untuk itu, ia berharap agar Kak Faholi dan Polri dapat menggelar vaksinasi demi memenuhi kebutuhan vaksinasi masyarakat Banyukuning. “Semoga kedepannya Pak Fadholi kembali memberikan bantuan vaksin agar tak ada satu warga pun yang tertinggal untuk vaksinasi,” ujarnya.
Sementara itu, tenaga ahli Kak Fadholi yang bertugas di lapangan yaitu Kak Ponimah membenarkan bahwa vaksinasi pada hari ini disambut antusias oleh masyarakat. Ia juiga mengungkapkan bahwa pihaknya telah menjalin komunikasi dengan Kepolisian serta Pemerintah Desa Banyukuning jauh sebelun pelaksanaan vaksinasi ini.
“Pak Fadholi dari komisi IX mensupport kegiatan ini dengan memberikan doorprize berupa 1 kambing, 10 jaket, dan 10 batik agar antusiasme masyarakat dan kesadaran masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi meningkat,” katanya di sela-sela acara.
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya juga telah menjalin komunikasi yang baik dengan Pemerintah Desa Banyukuning serta TIN dan Polri. “ Sinergi kami dengan TNI Polri dan pemerintah desa sangat baik karena kami komunikasi dan silaturahmi terus. Kami sebelumnya juga pernah memberikan bantuan berupa biskuit bayi dan seragam posyandu juga jadi sinerginya sangat baik,” pungkas kak Ponimah.

