NASDEM.JATENG.ID – Wakil MPR RI Kak Lestari Moerdijat melalui relawan Sahabat Lestari di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menggelar pelatihan Sadari (periksa payudara sendiri). Pelatihan ini diberikan agar kaum hawa dapat mendeteksi dan memeriksa kondisi kesehatan payudaranya sendiri.
Relawan Sahabat Lestari Kabupaten Kudus Kak Nur Fauzi mengatakan pelatihan Sadari ini sekaligus mengingatkan masyarakat akan kesehatan payudara. Sebab, hingga kini sebagian masyarakat masih abai akan kesehatan payudara.
“Bahkan kami temukan ada salah satu warga yang payudaranya sudah (sakit) parah tapi masih enggan periksa. Setelah ditanya alasannya kenapa, katanya malu. Pelatihan Sadari ini salah satunya untuk itu, mengingatkan masyarakat pentingnya kesehatan payudara,” ujar Fauzi, Senin (20/9).
Pelatihan Sadari yang digelar di salah satu rumah warga di Desa Ngembal Kecamatan Bae Kabupaten Kudus itu diikuti puluhan remaja putri dan ibu-ibu muda. Pelatihan Sadari sengaja diberikan kepada mereka supaya dapat mendeteksi dini kesehatan payudaranya.
“Karena angka kanker payudara ini cukup tinggi. Ya, salah satu alasannya tadi, malu berobat,” kata Kak Fauzi.
Salah satu peserta pelatihan Sadari, Dewi, mengaku mendapat pengetahuan baru tentang kesehatan payudara. Selama ini dia tak menyadari kalau pemeriksaan atau deteksi dini kenker payudara dapat dilakukan sendiri.
“Ya, baru tahu ini. Jadi ini kegiatan positif sekali dapat menambah wawasan bagi kaum perempuan,” kata Dewi.
Langkah-langkah melakukan Sadari diantaranya, dengan berdiri di depan cermin. Kemudian kedua lengan tangan lurus ke bawah. Lalu perhatikan payudara dengan seksama. Apakah terdapat benjolan atau perubahan bentuk, warna, dan ukuran.
Langkah lainnya, tekan secara pelan daerah di sekitar putting kedua payudara. Lalu amatilah apakah terdapat keluar cairan yang tidak normal berwarna kekuning-kuningan yang terkadang bercampur darah. Proses tersebut dapat dilakukan saat mandi dengan menggunakan air sabun untuk memudahkan melakukan gerakan. (NJ05)

