JATENG.NASDEM.ID – Vaksinasi NasDem Peduli di Kabupaten Jepara sepanjang Minggu (19/9) ini mendapat sambutan besar dari masyarakat. Guna menghindari terjadinya kerumunan peserta vaksinasi, pelaksanaan vaksinasi NasDem Peduli di daerah pemilihan (Dapil) 1 Jepara berlangsung di dua lokasi.
Kedua tempat itu berlangsung di kantor DPD Partai NasDem Jepara dan di rumah anggota DPRD Jepara dari Partai NasDem Kak Jumar, di Desa Kuwasen Kecamatan, Jepara Kota.
Pantauan di lokasi, vaksinasi di rumah Wakil Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Kabupaten Jepara itu dilaksanakan di halaman rumah yang cukup luas. Tempat duduk antrean peserta vaksin yang akan disuntik dengan tempat observasi pasca divaksin terpisah. Begitu juga dengan tempat pendaftaran dan pemeriksaan awal sebelum divaksin.
Pendaftaran dan pemeriksaan awal dilakukan di teras rumah bagian depan. Sementara, peserta yang hendak divaksin antre duduk dikursi plastik di halaman samping rumah. Kemudian, proses pemberian vaksin disuntikkan di teras rumah bagian samping kanan.
“Jadi memang ditata seperti ini biar tidak terjadi kerumunan. Untuk peserta di Dapil 1 sendiri kan sudah dipisah jadi dua titik, yaitu di kantor DPD dan di sini. Kebetulan halaman samping rumah juga sudah ada atapnya, jadi warga yang antre tidak kepanasan,” ujar Kak Jumar.
Pengaturan agr tak terjadi kerumunan juga tampak di kantor DPD Partai NasDem Jepara. Pendafatran peserta dilakukan di lantai satu kantor DPD Partai NasDem Jepara. Kemudian pemberian vaksin dilakukan di aula di lantai dua kantor DPD Partai NasDem Jepara.
Kak Jumar menambahkan, jumlah vaksin yang diberikan kepada warga di Dapil 1 Jepara sebanyak 400 dosis. Jumlah tersebut terbagi 300 dosis diberikan di kantor DPD NasDem Jepara dan 100 dosis bagi warga di rumah Kak Jumar di Desa Kuwasen, Kecamatan Jepara Kota.
“Warga yang vaksinasi di kantor DPD dari Kecamatan Tahunan dan Kedung. Kemudian yang di sini, ya warga sekitar,” kata Kak Jumar menjelaskan.
Pelaksanaan vaksinasi di rumah Kak Jumar terhitung cepat. Vaksinasi dimulai pukul 08.00. Namun, belum genap separuh hari vaksinasi sudah selesai. (NJ05)

