JATENG.NASDEM.ID – Selain digelar di Joglo Kembar Jatiroso Pabelan, anggota DPR RI Fraksi NasDem Kak Fadholi juga menggelar vaksinasi massal di Kecamatan Ungaran Barat pada Senin (13/9) ini.
Vaksinasi dosis pertama ini menyasar masyarakat umum yang tinggal di Kabupaten Semarang dan sekitarnya dengan jumlah kuota 500 dosis vaksin.
Tak seperti biasanya, Kak Fadholi berhalangan hadir secara langsung ke lokasi acara. Namun, anggota Komisi IX DPR RI itu tetap menyapa masyarakat yang menjadi peserta vaksin secara daring. Dalam sambutannya, Kak Fadholi berpesan agar masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan meskipun telah menerima vaksinasi.
“Hari ini vaksinasi digelar di dua lokasi yaitu di Joglo Kembar Jatiroso pabelan dan di Ungaran Barat dengan masing-masing 500 dosis vaksin. Saya sampaikan bahwa saya mengajak masyarakat untuk sadar vaksin. Tak lupa saya memberikan apresiasi pada masyarakat yang sudah sadar untuk mendapatkan vaksin,” ungkap Kak Fadholi melalui sambungan telepon.
Kak Fadholi memastikan bahwa pelaksanaan vaksinasi di dua tempat tersebut berjalan dengan tertib serta minim kerumunan. Hal ini karena pihaknya telah melaksanakan beberapa kali vaksinasi yang berjalan dengan sukses.
Ia juga menyampaikan bahwa banyak masyarakat yang antusias untuk mendapatkan vaksinasi. “Saya senang melihat antusiasme masyarakat. Banyak yang menantikan vaksinasi ini,” imbuhnya.
Hingga saat ini, Kak Fadholi sudah melaksanakan beberapa kali vaksinasi bagi masyarakat jawa Tengah denga total 6 ribu dosis vaksin. Beberapa daerah yang menjadi sasaran dari vaksinasi Kak Fadholi ini adalah Kabupaten Semarang, kabupaten Salatiga, Kota Semarang, dan Kabupaten Kendal.
Menurut legislator Partai NasDem ini, pihaknya akan terus mendorong pemerintah dan Kementerian Kesehatan agar terus memberikan vaksin bagi masyarakat Jawa Tengah. “Untuk agenda vaksinasi selanjutnya baru kita tata persiapan vaksiannya dan alokasinya,” tegasnya.
Untuk saat ini, Kak Fadholi menambahkan bahwa ia tengah melaksanakan rapat dengan Menteri Kesehatan RI terkait dengan penanganan Covid-19 di Indonesia.
“Saya harus rapat dengan Menteri Kesehatan hari ini. Membahas terkait dengan pelaksanaan penanganan Covid dan pendistribusian vaksin di Indonesia dan agenda lain yang berkaitan dengan masalah kesehatan,” ia menjelaskan aktivitas sebagai anggota dewan.

