JATENG.NASDEM.ID – Anggota Departemen Kesehatan DPP Partai NasDem dr Faiz Alauddien Reza Mardhika tampil sebagai pembicara dalam Sosialisasi Empat Pilar di Kabupaten Kebumen Kamis kemarin. Ia juga menjadi narasumber dalam tema yang sama di Kabupaten Purbalingga pada Jumat (10/9) ini. Penampilannya di depan peserta sungguh memukau.
Selain aktif di Partai NasDem, pemuda yang aktif di berbagai kegiatan sosial ini menyampaikan pentingnya memegang teguh Pancasila dan UUD 1945 sebagai pedoman hidup. Sebagai pemuda, ia berhasil membakar semangat para pemuda lain yang hadir dalam forum tersebut.
“Kita harus meningkatkan rasa cinta Tanah Air, meski kata-kata ini mudah diucapkan sulit diamalkan, namun ini harus dipupuk agar tidak luntur,” katanya menjelaskan.
Ia menekankan bahwa pemuda sebagai agent of chage jangan hanya menghafalkan Pancasila semata, tetapi harus mengamalkannya dalam berbagai sendi kehidupan. “Jangan hanya hafal Pancasila saja tapi pengamalan Pancasila di sendi-sendi kehidupan juga harus digerakkan. Terlebih di tengah kemajuan teknologi informasi dan globalisasi saat ini, kita harus lebih peduli dan rasa cinta Tanah Air,” katanya membakar semangat para peserta.
Sebagai nformasi, kegiatan tersebut diikuti setidaknya oleh 200 peserta yang berasal dari berbagai kalangan yaitu tokoh masyarakat, tokoh agama, para aktivis organisasi, tokoh pemuda, mahasiswa, dan masyarakat umum.
Penyampaian materi dari dr Reza yang lugas dan penuh semangat ini tak heran membuat para peserta mengangguk-angguk setuju. Ia menjelaskan bahwa saat ini tidak dipungkiri degradasi terhadap nilai-nilai Pancasila mulai bermunculan.
Untuk itu, ia mengajak pada para masyarakat khususnya pada para pemuda untuk bersama-sama mengamalkan dasar negara ini sebagai falsafah hidup. “Pancasila sudah terbukti menjadi jawaban bagi segala permasalahan di negeri ini,” tegasnya.
Dokter alumnus Universitas Gadjah Mada ini juga menekankan peran pemuda dalam menghadapi masa-masa sulit seperti pandemi Covid-19 seperti saat ini. “Kini kita tengah mengalami masa-masa sulit, kita tidak boleh hilang kepercayaan dan masa depan. Kita adalah agent of change dan diharapkan mampu membawa perubahan dan kemajuan bagi sekitar kita,” terangnya.
Untuk mencapai hal tersebut menurut dr Reza, perlu keberanian untuk memulai dari diri kita sendiri. “Jadilah pemuda yang harus berdaya, bersemangat, dan menebar empati untuk sesama,” pungkasnya.

