JATENG.NASDEM.ID – Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) NasDem Wonogiri terus berupaya menambah capaian e-KTA. Saat ini, perolehan e-KTA Wonogiri masuk kluster lima terbawah dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.
Masih rendahnya capaian atau pergerakan penambahan e-KTA di Wonogiri banyak disebabkan faktor geopilitik di wilayah tersebut. “Upaya memecah geopolitik ini butuh gotong royong dan strategi tepat,” ujar Sekretaris DPD NasDem Wonogiri Tri Wahyudi (TW), Senin (6/9).
“Ruang koordinasi dan konsolidasi dengan DPW semestinya bisa cair, apa yang menjadi kebutuhan standar seperti seragamisasi pengurus DPC, operasional diharapkan menjadi sebuah perhatian khusus. Supaya DPD segera dapat memfungsikan struktural DPC,” kata TW menambahkan.
Ia menjelaskan, saat ini, revitalisasi kepengurusan DPD sedang menjadi titik priorotas. Menurutnya setiap pengurus DPD akan diberi tanggungjawab untuk bisa merekrut minimal 30 kader atau anggota ter-e-KTA di luar struktur DPC.
“Setelah kepengurusan DPD selesai, langkah selanjutnya adalah melakukan evaluasi terhadap DPC yang sudah terbentuk. DPD Partai NasDem Wonogiri menitikberatkan penataan struktur DPD dan DPC dengan sendirinya e-KTA akan tumbuh sejalan dengan kerja-kerja politik teman-teman DPC,” ujar Kak TW menjelaskan.
Sementara itu, Ketua DPD NasDem Wonogiri Drs Sunyoto, MHum, menjelaskan hasil meeting zoom awal bulan ini memutuskan penambahan e-KTA, pemenuhan kepengurusan di tingkat DPC dan pendataan bakal calon anggota legislatif.
Kak Sunyoto mengatakan target per pengurus menambah 30 anggota ber-e-KTA akan segera dijalankan. “Kekurangan tujuh kepengurusan DPC di Wonogiri segera dilengkapi dan mudah-mudahan akhir bulan September ini ada progres. Sedangkan pendataan bacaleg/tokoh masyarakat per dapil sudah mulai dirintis,” paparnya.
Menurutnya, solusi percepatan penambahan e-KTA disesuaikan dengan sikap dan karakteristik kabupaten/kota. Misalkan Wonogiri, karakteristik masyarakat paternalistik sehingga butuh pendekatan dan pendampingan secara intensif. (NJ13)

