18Tube.tv is a free hosting service for porn videos. You can create your verified user account to upload porn videos to our website in several different formats. 18tube Every porn video you upload will be processed in up to 5 working days. You can also use our embed code to share our porn videos on other websites. On 18Tube.tv you’ll also find exclusive porn productions shot by ourselves. Surf around each of our categorized sex sections and choose your favorite one: amateur porn videos, anal, big ass, blonde, brunette, etc. You will also find gay and transsexual porn videos in their corresponding sections on our website. Watching porn videos is completely free!

Kak Sri Wulan Warning Menteri Agama Soal Mitra Kerja

JATENG.NASDEM.ID- Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Sri Wulan menyoroti salah satu kunjungan kerja Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas ke daerah Kabupaten Rembang, Jawa Tengah tanpa melibatkan anggota DPR.

Padahal, kata Wulan, dia merupakan anggota DPR yang berasal dari daerah pemilihan (dapil) Jawa Tengah III (Kabupaten Grobogan, Blora, Rembang, dan Pati).

“Jadi pas kemarin ke Rembang, ora usah ngacir dewe (jangan pergi sendiri) begitu loh Pak. Informasikan kepada kami yang ada di DPR ini kalau melakukan kunjungan langsung ke lapangan,” ujar Wulan saat Rapat Kerja Komisi VIII DPR RI dengan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas di Kompleks Parlemen, Senayan, pekan lalu.

Wulan meminta sebagai mitra kerja Komisi VIII DPR khususnya Menteri Agama agar menginformasikan saat hendak melakukan kunjungan kerja ke daerah.

“Kita kan mitra, paling tidak. Kan enggak enak banget kalau misal ditanya. Tadi itu ada Pak Menteri ke sini, kok enggak ikut serta. Jadi jangan sampailah seperti itu. Kita bermitra yang baik, membahas dengan semuanya, paling enggak ketika turun lapangan juga sama-sama,” papar Legislator NasDem itu.

Wulan mengaku mendengar kunjungan kerja Menag Yaqut Cholil ke daerah dari informasi masyarakat.

Legislator NasDem itu pun mencontohkan beberapa kunjungan kerja Yaqut Cholil ke daerah seperti meninjau kesehatan sanitasi hingga kunjungan ke pondok pesantren (ponpes).

“Kita itu tahunya justru dari masyarakat. Jadi kan kita heran, bagaimana sih koordinasi dan komunikasi Pak Menteri beserta jajarannya dengan DPR. Jadi jangan sampai jika sudah turun ke lapangan, kita enggak ngerti sama sekali,” tutur dia.

Wulan pun mengingatkan Yaqut soal fungsi DPR adalah mengawasi kinerja pemerintah yaitu monitoring.

“Jadi tolong, ini kan sudah berkali-kali menjadi kesepakatan kita dalam rapat, dalam program maupun apa pun yang turun di lapangan. Kita kan menjalankan fungsi kita sebagai monitoring. Jadi jangan sampai kita tak tahu kegiatan pak menteri sama sekali,” kata Kak Wulan menegaskan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top