JATENG.NASDEM.ID – Pelaksanaan Rakorwil DPW NasDem Jateng masih terus tertunda akibat pandemi Covid-19 dan penerapan PPKM Jawa dan Bali. Saat ini, kondisi Jawa Tengah kian membaik, beberapa daerah sudah masuk level 2, seperti di Kota Semarang.
Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan DPW NasDem Jateng Kak Ronny Renaldy Tutuarima menjelaskan pihaknya masih menunggu aturan Walikota Semarang.
“Untuk rakorwil kami masih menunggu aturan walikota, karena kita mengundang KSB se-Jatang dengan jumlah ratusan peserta. Untuk saat ini untuk kegiatan kan masih dibatasi,” ujar Kak Ronny saat dikonfrimasi Jateng.nasdem.id, Kamis (2/9).
Kak Ronny menambahkan sembari menunggu aturan dari Walikota Semarang, pihaknya kini fokus untuk mengisi kegiatan kepartaian dengan berbagai agenda.
“Setelah kemarin kita meggelar vaksinasi, kita melanjutkan persiapan untuk verifikasi administrasi struktur partai. Verivikasi administrasi secara internal ini penting untuk memastikan kualitas para pengurus NasDem,” ujarnya.
Ia mengutip intruksi DPW NasDem Jateng agar para pengurus tetap bergerak meski tetap harus memperhatikan protokol kesehatan.
“Memang kita menginstruksikan teman-teman untuk bergerak. Kita harus melakukan tugas kepartaian meskipun di tengah pandemi. Pada hari ini akan disampaikan terkait e-KTA ini,” katanya.
Menuurt Kak Ronny, sore ini akan dilangsungkan pertemuan dengan DPDP dan Ketua OKK untuk membahas e-KTA dan struktur partai. Saat ini, katanya, langkah yang bisa dilakukan adalah dengan konsolidasi demi mendulang e-KTA dan menggerakkan mesin partai dengan melibatkan seluruh elemen.
NasDem Jateng tengah kejar target untuk mencapai 200 ribu e-KTA sebelum pelaksanaan Rakorwil. Demi mencapai target ini, NasDem Jateng meminta pada pengurus DPD dan DPC agar kembali turun ke masyarakat mengingat level PPKM di berbagai daerah mulai menurun. Tentu dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dan kebijakan daerah setempat.

