JATENG.NASDEM.ID – Fraksi NasDem memberikan pandangan umum dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Cilacap yang berlangsung di Ruang Rapat Gedung DPRD Kabupaten Cilacap, Kamis (2/9). Pandangan disampaikan aggota Dewan dari Fraksi Nasdem Kak Cahyo Sasongko.
Sekretaris DPD NasDem Kabupaten Cilacap Kak Cahyo menyoroti kinerja BUMD yang perlu dikaji ulang dan dievaluasi. “Agar bisa diketahui kondisi dan prospek ke depannya,” katanya.
Kak Cahyo mengatakan penanaman modal pada bank pembangunan daerah Jawa Tengah diusahakan untuk saling mendukung dan bermanfaat dengan baik.
“Bank pembangunan daerah Jawa Tengah agar lebih mendukung koperasi, UMKM, industri kecil menengah, dan industri kreatif yang ada di Kabupaten Cilacap,” katanya.
Fraksi Partai Nasdem juga berharap penambahan modal pedagang kecil dan UMKM.
“Jika perlu kemungkinan untuk pinjaman tanpa jaminan kepada para pedagang kecil, juga perhatian pada dunia pendidikan maupun pelayanan kesehatan anak,” katanya menekankan.
Dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Cilacap, Fraksi NasDem menyetujui Raperda No. 19 Tahun 2018 tentang penyertaan modal daerah kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Cilacap dan tentang Kabupaten layak anak, serta rancangan Perda mengenai kepemudaan dan Kawasan Tanpa Rokok.
Dalam kesepakatan itu NasDem meminta agar raperda tersebut dibahas di tingkat Panitia Khusus (Pansus). Bupati Cilacap Tatto S. Pamuji yang hadir dalam rapat paripurna menyetujui Raperda dibahas di tingkat Pansus untuk selanjutnya dijadikan Perda.
Perubahan Perda No. 19 Tahun 2018 mengungkapkan bahwa raperda ini disusun dalam rangka untuk meningkatkan kinerja dan Pendapatan Asli Daerah (PAD). (NJ17)


