JATENG.NASDEM.ID – Berbagi itu seperti candu, membuat kita selalu ketagihan karena dengan hal itu kita berupaya untuk terus bisa mensyukuri nikmat dari Allah SWT. Pernyataan itu disampaikan Kakak Sri Suryani, istri Kordapil 12 NasDem Jateng Kakak Sigit Fajar, yang menginisiasi kegiatan Sedekah Subuh, Jumat (13/08).
Gerakan Sedekah Nasi adalah gerakan memberi makan kepada sesama, sebagaimana hadis Rasulullah: “Sebaik-baik kalian adalah yang memberikan makanan,” katanya mengutip dari HR. Ibnu Abi Syaibah.
Demikian pula Subuh hari ini, sebanyak 80 nasi bungkus dibagikan kepada para tukang becak, penyapu jalanan, ojek online, dan tunawisma yang berada di sekitar Adiwerna, Slawi, Tegal.
Kegiatan sedekah nasi tiap Jumat sudah telah berlangsung sejak 26 Juni 2020. Jumlah paket sedekah nasi yang dibagikan jenisnya bervariasi, sesuai dengan rejeki. Lokasi penyebaran sedekah dilakukan secara bergantian di seputaran Slawi. Pagi ini di kawasan Adiwerna, depan Banjaran Permai.
Kak Yani menceritakan awal kegiatan sedekah subuh yang ia jalankan “Pada awalnya kegiatan kami adalah berbagi ta’jil dan makanan buka puasa pada Ramadan. Saat itu, ia hanya sendirian melakukan kegiatan sosial tersebut tapi setelah kegiatannya diunggah ke akun Facebook-nya, ternyata banyak teman di dunia maya yang mengapresiasi dan tertarik ikut bergabung dalam Gerakan Sedekah subuh tersebut
“Waktu itu saya pilih hari Jumat untuk membagikan nasi gratis karena amalan dan pahala akan dilipatgandakan di hari Jumat. Saya masih ingat, saat itu saya membuat 20 nasi kotak dan minta dibagikan oleh suami di masjid dekat rumah dan alhamdulillah disambut positif,” kata Kak Yani.
Seiring berjalannya waktu, banyak warganet dan teman-temannya yang tertarik ikut berdonasi bahan makanan dan uang untuk Gerakan Sedekah Subuh ini. Kemudian di tengah pandemi Covid 19 ini, Kak Yani merasakan dampak buruk pandemi di masyarakat, terutama banyak pekerja terpaksa dirumahkan atau kena PHK.
“Oleh karena itu terbentuklah Gerakan Sedekah Nasi ini yang diharapkan bisa membantu mereka yang membutuhkan,” ujar Kak Yani.
Dari satu bungkus nasi, bisa menghadirkan kebaikan. Itu semangat yang digaungkan oleh Kak Yani. Tanpa disadari ternyata pandemi Covid-19 ini menumbuhkan rasa kepekaan sosial di antara sesama tanpa memandang suku, agama, dan status sosial. “Bagi saya pandemi ini adalah teguran dari Allah SWT agar hidup ini bisa lebih seimbang antara kehidupan duniawi dan ukhrowi serta mengajarkan pada kita untuk tak pernah lupa bersyukur kehadirat Allah SWT,” ujarnya mengingatkan.
Kak Yani mengatakan ada hikmah di balik adanya Corona. Ia menjelaskan banyak sekali yang membuat gerakan atau donasi untuk diberikan kepada warga yang terdampak akibat corona ini.
Salah satu penerima program Sedekah Subuh, Widodo mengatakan bahwa kegiatan berbagi seperti ini sangat membantu dan tentunya meringankan banyak warga di tengah situasi serba sulit akibat pandemi Covid-19.


