JATENG.NASDEM.ID – Sejak Rabu (4/8) pagi warga Tampak berduyun-duyun mendatangi Rumah Aspirasi Kak Fadholi yang terletak di Jl Pahlawan, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang. Mereka antusias untuk mendapatkan vaksin Covid-19. Meski acara baru dimulai pukul 08.00 WIB, tetapi warga datang lebih awal, takut kehabisan vaksin.
Sebelumnya panitia telah memberitahukan kepada warga terkait pelaksanaan vaksinasi kali ini. Untuk menghindari kerumunan, lokasi vaksin dibagi menjadi dua lokasi yang berdekatan yaitu Rumah Aspirasi dan Gedung Kecamatan Pabelan.
Seorang warga Anis dari Tingkir, Kota Salatiga, mengatakan ia mendapatkan informasi vaksin ini dari rekannya. “Iya sengaja datang pagi supaya tak kehabisan, ini adalah vaksin pertama saya,” ujar lulusan universitas negeri di Kota Semarang itu.
Ia menyampaikan punya pengalaman kehabisan vaksin. Jadi kesempatan kali ini tak ingin disia-siakannya. “Sebelumnya mau ikut vaksinasi di kampus tapi kehabisan. Sekarang dapat tentu rasanya senang sekali,” ujarnya berharap.
Sementara itu, Maryatun, warga Kecamatan Pabelan mengaku sengaja hadir untuk mendapatkan jatah vaksin demi menjaga kesehatan. “Ini kan ikhtiar menjaga kesehatan, jadi kalau pemerintah menyuruh kita vaksin ya kita ikuti,” kata perempuan paruh baya ini.
Panitia menyiapkan 1.000 dosis vaksin pertama yang akan diberikan pada hari ini. Hal ini dikonfirmasi oleh tenaga ahli Kak Fadholi, Kak Ponimah. Ia menjelaskan bahwa vaksinasi ini dibagi untuk warga dari beberapa daerah.
“Wilayah kerja Pak Fadholi kan dapil II di Kabupaten Semarang, Kabupaten Kendal, dan Kota Semarang. Jadi jumlahnya kita bagi-bagi per daerah,” ia menjelaskan.
Sementara itu, Kak Fadholi tampak mengecek persiapan vaksinasi sebelum melakukan pembukaan kegiatan vaksinasi. “Yang antri duduk aja, jangan lupa jaraknya,” imbaunya kepada warga yang tampak mengular.
Vaksinasi ini merupakan upaya mendukung usaha pemerintah untuk meningkatkan angka vaksinasi sebanyak 2 juta vaksinasi per hari pada Agustus ini. Saat ini Indonesia telah melakukan vaksinasi dosis pertama kepada 47,47 juta orang. Sementara target vaksinasi Indonesia sebanyak 208,26 juta orang untuk mencapai ketahanan komunal atau herd immunity hingga akhir tahun ini.


