JATENG.NASDEM.ID – DPD Wonosobo telah berhasil memperbarui dan melakukan penyegaran pengurus di 15 DPC. Pergantian para pengurus banyak disebabkan karena pemegang posisi lama sudah tidak aktif lagi di kegiatan partai. Masuknya tenaga baru diharapkan bisa meningkatkan kinerja pengurus DPC pada waktu yang akan datang.
Penyegaran kepengurusan itu sudah dilakukan sejak beberapa waktu lalu. Usulan SK Pengurus DPC sudah diajukan kepada pengurus DPW Partai NasDem Jawa Tengah. Wakil Ketua Partai NasDem Wonosobo Muhammad Rafi Maulana mengatakan, sebagian pengurus di DPC mengalami perombakan total, namun sebagian masih dipertahankan khususnya yang selama ini aktif di kegiatan partai.
“Persiapan untuk Pemilu 2024 harus dilaksanakan sedini mungkin sehingga kita bisa menata jaringan lebih longgar. Saat ini kita mulai menata pengurus DPC se-Kabupaten Wonosobo,” ujar Kak Rafi di Kantor DPD NasDem Wonosobo, Kamis (29/7).
Bahkan, dalam perombakan itu masuk para kader berusia muda. “Alhamdulillah mayoritas dari pengurus DPC yang ada masih berusia muda, sehingga masih bisa ajak berlari untuk menata partai,” katanya menjelaskan.
Selain berusia muda, umumnya para pengurus tersebut sudah banyak berkecimpung di organisasi sebelumnya sehingga bisa lebih cepat memahami misi partai. Untuk itu diharapkan DPC yang ada segera bisa bergerak untuk mengkonsolidasikan di tingkat bawah.
Untuk memberikan pembekalan agar bisa memahami partai lebih utuh dan memiliki bekal sebagai pengurus, dalam waktu dekat akan diadakan pendidikan politik bagi para pengurus. Hal ini penting karena dengan adanya pendidikan politik, para pengurus DPC memiliki pemahaman yang seragam. Penyelenggaraan dikpol itu masih menunggu suasana pandemi mereda sehingga dimungkinkan adanya pertemuan tatap muka.
“Pendidikan politik ini sangat penting kita laksanakan sebagai bekal bagi mereka untuk menjalankan tugas. Sehingga ke depan kita memiliki optimisme bahwa Partai NasDem bisa mendulang suara yang jauh lebih banyak dibanding pemilu 2019,” tutur Kak Rafi menegaskan. (NJ25)


