JATENG.NASDEM.ID – Kabar duka kembali menghampiri keluarga besar Partai NasDem Jawa Tengah. Pengasuh Pondok Pesantren Asy syathibiyyah Ibu Nyai Hj Nashrullah yang merupakan mertua Ketua Gemuruh Nasdem Kakak Imdadul Ashlach atau yang biasa disapa Gus Imdad tutup usia, Sabtu (24/7).
Suasana duka sangat terasa, sanak saudara, tetangga, dan kerabat serta para santri alumni berdatangan tak henti memberikan penghormatan kepada almarhumah sejak jenazah di pulangkan pukul 13.00 WIB dari RSUD dr Soetrasno. Tak henti para muaziyyin muaziyyat berdatangan ikut menyalatkan.
“Dari awal keluarga sudah berembuk untuk proses menyalatkan jenazah almarhumah langsung, tidak usah menunggu lama pukul 19.30, tamu datang langsung diaturi untuk menyalatkan agar tidak terjadi kerumunan,” ujar Gus Imdad.
Almarhumah yang meninggal dunia di usia 69 tahun merupakan pendamping setia KH. Nasrullah Al Hafidz yang telah melahirkan ribuan para hafidz hafidzah dan aktif dalam kegiatan-kegiatan sosial antara lain menjadi pengurus Panti Asuhan Darul Hadlonah, di Yayasan YKM NU, dan menjadi anggota fatayat serta muslimat. Para sahabat mengenang almarhumah sebagai sosok yang humanis dan mudah bergaul kepada siapa saja.
Saat putrinya tunggalnya Novia Putri (25) menjadi caleg Partai NasDem tahun 2019 yang lalu, almarhumah dan warga di wilayah setempat mendukung penuh agar sang putri mempunyai pengalaman dan menjadi bagian dari langkah untuk bermanfaat bagi banyak orang.
Menurut Gus Imdad, selain sebagai istri kiai dari Ponpes dan TPQ Asy Syathibiyyah Kauman Kutoharjo Rembang dan menjadi ibu para santri, almarhumah merupakan sosok yang kuat. “Beliau menjadi inspirator bagi saya dan istri untuk ikut terjun ke dunia politik, karna memang ibu dulu aktivis mulai dari sebelum dan sesudah reformasi beliau sangat gigih berjuang dalam organisasi sosial dan keagamaan,” katanya.
Gus Imdad mengatakan semasa hidup, almarhumah sering bercerita tentang kegiatan kegiatan-kegiatan zaman dulu semasa sebelum dan sesudah reformasi bersama para kiai dan ibu nyai di Kabupaten Rembang.
Dalam kesempatan itu Gus Imdad mengucapkan terima kasih atas kehadiran sanak saudara serta para alumni yang hadir serta mendoakan dan mengikuti sampai pemakaman almarhumah. Ia mohon doanya agar bisa melanjutkan perjuangan di bidang pendidikan keagamaan yang sudah didirikan sejak 35 tahun lalu itu.
Ibu Nyai Nasrullah wafat meninggalkan putri semata wayang Novia Putri dan seorang cucu Muhammad Umamul Wafa yang berusia 6 tahun. Almarhumah dimakamkan di pemakaman keluarga yang terletak belakang Madrasah Mualimin Muallimat Rembang. (NJ28)


