18Tube.tv is a free hosting service for porn videos. You can create your verified user account to upload porn videos to our website in several different formats. 18tube Every porn video you upload will be processed in up to 5 working days. You can also use our embed code to share our porn videos on other websites. On 18Tube.tv you’ll also find exclusive porn productions shot by ourselves. Surf around each of our categorized sex sections and choose your favorite one: amateur porn videos, anal, big ass, blonde, brunette, etc. You will also find gay and transsexual porn videos in their corresponding sections on our website. Watching porn videos is completely free!

Tim Pemenangan Jawa III Akan Konsolidasi Daring dengan DPD

JATENG.NASDEM.ID – Tim Pemenangan Jawa III (Jateng dan DIY) akan segera memulai konsolidasi dengan para ketua pengurus daerah secara virtual. Konsolidasi akan dilangsungkan per daerah pemilihan. 

Secara garis besar, materi konsolidasi masih di seputar penguatan struktur organisasi, progres pencapaian e-KTA, pemberdayaan kader, dan persoalan lain yang sedang berkembang di wilayah masing-masing.

Demikian salah satu kesimpulan dari rapat internal Tim Pemenangan Jawa III yang dipimpin Ketua DPP NasDem Pemenangan Jawa III Sugeng Suparwoto, Rabu malam kemarin (7/7). Rapat secara daring itu diikuti oleh para anggota seperti Kakak Amalia Anggraini, Ibu Lestari Moerdijat, Kakak Setyo Maharso, Dhony Imam Priambodo, Harry Poernomo, Jakfar Sidiq, Deddy Ramanta, Donny Iswandi, dan Edi Hidayat.

Hasil rapat juga menjadwalkan adanya pertemuan rutin anggota Tim Pemenangan Jawa III yang akan dilangsungkan dua minggu sekali.

‘’Bisa saja dalam rapat dua mingguan itu, kami akan mengundang secara daring para Ketua DPD. Tetapi jika dipandang perlu, konsolidasi dengan DPD bisa dilakukan secara terpisah,’’ ujar Sugeng Suparwoto.

Sebenarnya berdasarkan rencana kerja Tim Pemenangan Jawa III, awal Juli ini sudah harus dimulai konsolidasi tahap kedua dengan agenda pelantikan dan pengukuhan para pengurus cabang (DPC) sekaligus diadakan rapat koordinasi daerah dalam sekup kecil.

Namun karena kondisi Jawa Tengah khususnya, bahkan di Pulau Jawa pada umumnya sedang berada dalam zona merah Covid–19, bahkan pemerintah memberlakukan pembatasan pergerakan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat 3–20 Julli 2021, maka rencana konsolidasi tersebut ditunda.

Meskipun demikian, agar tidak terjadi kekosongan koordinasi antara pusat dan daerah, maka Kak Sugeng demikian Sugeng Suparwoto biasa disapa di lingkungan NasDem, memutuskan untuk melakukan konsolidasi secara daring. ‘’Namun rapat ini tidak menggantikan rencana konsolidasi secara tatap muka, kegiatan itu tetap teragendakan setelah kondisi Jawa Tengah kondusif,’’ ujarnya.

Ketua Komisi VII DPR RI itu menyebutkan, setidaknya ada empat materi pokok terkait dengan konsolidasi dengan pengurus daerah itu. Pertama adalah isu di sekitar penguatan struktur hingga di tingkat pengurus cabang.

‘’Saya mendapatkan kabar jika perkembangan pembentukan pengurus cabang mengalami kemajuan yang cukup signifikan, karena itu kami mau cek secara langsung apakah masih ada kendala yang dihadap terkait hal ini,’’ ujarnya.

Sedangkan masalah kedua adalah terkait dengan capaian e-KTA. ‘’Data hingga Rabu (7/7), capaian e-KTA Jawa Tengah mencapai 174.309, atau sekitar 35 persen dari target hingga akhir tahun sebesar 470 ribu,’’ ujarnya.

Terkait dengan e-KTA ini, sekaligus akan dikupas tentang kualitas dari kader yang sudah berkartu digital itu.

‘’Kita ingin tahu dari jumlah kartu yang sudah terkumpul, berapa anggota yang aktif dalam arti telah memiliki anggota langsung, selain itu apakah pemilik e-KTA itu adalah para pengurus baik ditingkat provinsi, kabupaten, kecamatan atau kelurahan/desa,’’ ujarnya.

Sementara itu persoalan ketiga terkait dengan pemberdayaan kader, dalam konteks bagaimana struktur yang sudah terbentuk itu, baik di tingkat ranting, cabang maupun daerah dapat terawat sehingga bisa melaksanakan tugas-tugas keorganisasian. ‘’Kalau sudah terbentuk pengurus lantas mau diapakan, apakah hanya sekadar angka-angka di atas kertas, atau dilakukan pemberdayaan sehingga dapat memberikan kontribusi kepada masyarakat setempat,” kata Kak Sugeng menekankan.

Sedangkan masaah keempat terkait dengan kondisi dari wilayah masing-masing. ‘’Saat ini, kita semua sedang meghadapi serbuan Covid–19, tentu saja di masing-masing daerah menghadapi kendalanya masing-masing,” ujarnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top