JATENG.NASDEM.ID – Kabar duka datang dari pengurus DPD NasDem Kabupaten Jepara. Ketua Fraksi NasDem DPRD Kabupaten Jepara Hadi Patenak meninggal dunia pada Rabu (7/7), pukul 05.20 WIB akibat terpapar Covid-19.
Sejak 5 Juli lalu, almarhum diketahui dirawat di ruang isolasi RSUD Kartini Kabupaten Jepara akibat positif Covid-19. Kabar meninggalnya Hadi Patenak membuat duka mendalam bagi keluarda besar Partai NasDem.
“Kami sangat kehilangan. Harapan kami almarhum diterima di sisi Allah sesuai amal dan baktinya serta keluarga diberikan kekuatan,” ujar Ketua DPD NasDem Kabupaten Jepara Pratikno, pagi ini.
Kak Hadi diketahui bergabung di NasDem saat masih menjabat sebagai Kepala Desa Dermolo, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara. Ia kemudian melepaskan jabatan sebagai kades demi bisa mengabdi kepada masyarakat yang lebih luas.
Kak Hadi diketahui merupakan anak yatim piatu yang menjadi salah seorang anak asuh pegawai kelurahan. Semasa remaja, pria kelahiran 10 Februari 1970 ini pernah menjadi penambal ban dan penimba air (pengangsu) hingga berkesempatan untuk melanjutkan studi di Universitas Lambung Mangkurat dan mendapatkan gelar insinyur.
Karier Kak Hadi penuh liku, ia merintis usaha dari bawah hingga akhirnya memimpin berbagai perusahaan.
Salah satu perusahaan di bawah naungannya adalah pemasok batu bara untuk PLTU Tanjung Jati Jepara.
Masa kecil kak Hadi tampaknya membentuk kepribadiannya hingga bisa menjadi sosok sederhana dan peduli dengan masyarakat.
Tekadnya yang kuat membuat Kak Hadi menjadi seorang tokoh yang dicintai masyarakat dan mengantarkan menjadi anggota DPRD Kabupaten Jepara periode 2019-2021.
Ia juga dikenal ramah dan memiliki jiwa sosial tinggi, terutama pada anak-anak. Bahkan sebagai seorang petinggi, Kak Hadi pernah mengaku bahwa gajinya sering habis untuk berbagai aksi sosial.
Namun beruntung, sang istri tak pernah mempermasalahkan dan justru mendukung bakti suaminya pada masyarakat tersebut.
Selain itu, kak Hadi juga dikenal sebagai sosok yang memiliki jiwa pluralisme yang tinggi. Ia kerap terlibat dalam berbagai kegiatan lintas agama. Kepergian Kak Hadi ini menyisakan duka bagi banyak pihak. Semoga amal ibadah Kak Hadi diterima di sisi Tuhan YME.

