JATENG.NASDEM.ID – Kabupaten Jepara menjadi salah satu zona merah Covid-18 di Jawa Tengah. Hingga Selasa kemarin jumlah pasien Covid-19 telah mencapai 1.780 orang. Hal itu, membuat DPD NasDem Jepara terus tergerak untuk menyalurkan bantuan.
Anggota legislatif dari NasDem hingga kader partai serta relawan NasDem Jepara bergandeng tangan untuk menyalurkan bantuan dan memberikan penyuluhan kepada masyarakat.
“Kami bekerjasama dengan bu Rerie (Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat) untuk memberikan bantuan paket berupa alkes, sembako, vitamin, kami berikan pada satgas jogo tonggo dan memberikan edukasi menekan penularan dan membantu masyarakat agar bisa berdaya guna,” kata Ketua DPD NasDem Jepara Pratikno, Rabu (7/7).
Adanya satgas Jogo Tonggo, menurut Pratikno, tak akan maksimal jika tak disertai adanya fasilitas dan pasokan kebutuhan yang diperlukan di masa PPKM darurat ini.
“Selama ini dibentuk tapi kurang difasilitasi maksimal, bagaimana mau membantu jika tidak difasilitasi,” katanya.
Tak hanya memberikan pasokan kebutuhan ke satgas Jogo Tonggo, Pratikno menjelaskan perlu adanya dialog untuk memberikan edukasi pada para relawan satgas Jogo Tonggo.
Selain bergerak sendiri, Pratikno juga turut melibatkan pengurus dan anggota NasDem se-Kabupaten Jepara untuk ikut turun ke masyarakat. Terlebih agenda partai seperti konsolidasi dan juga pertemuan kader yang terpaksa ditunda akibat PPKM darurat.
Menurut Pratikno penting untuk para kader mengisi kegiatan kepartaian dengan turun ke masyarakat. “Agenda-agenda partai tertunda tapi ngak papa masih ada waktu yang lain. Kita juga harus mendukung program pemerintah untuk Covid-19 ini yang tak bisa ditunda agar bisa turun. Dalam kondisi seperti ini semua partai harus turun dan membantu masyarakat,” ia menegaskan.
Kak Pratikno mengatakan dalam setiap kegiatan di masa PPKM ini, ia mengaku selalu terus memberikan edukasi singkat terkait Covid-19 ke masyarakat.

