JATENG.NASDEM.ID – Sektor ekonomi merupakan salah satu bagian yang turut terdampak akibat pandami Covid-19. Tak terkecuali para pelaku usaha kecil, mikro, dan menengah (UMKM) di banyak daerah, termasuk di Jawa Tengah.
Hal itu dinaytakan Wakil Ketua Bidang UMKM NasDem Jateng Harry Suswanto. Ia bahkan menyayangkan pihaknya belum sempat merealisasikan pelatihan untuk para pelaku UMKM di Jawa Tengah karena tertunda akibat pandemi Covid-19.
“Sebelum pandemi saya sudah membuat program yang sampai sekarang belum bisa dilaksanakan. Programmnya adalah digitalisasi UMKM,” kata Harry, Selasa (6/7).
Meski demikian, Korwil NasDem Solo Raya itu tak lantas berpangku tangan. Ia berinisiatif untuk memanfaatkan program pemerintah untuk membantu para pelaku UMKM di beberapa wilayah.
“Saya tinggal di Solo dan di luar partai saya juga ikut organisasi terkait UMKM, saya sambungkan anggota dengan program pemerintah, kita berhubungan dengan Dinas Koperasi di Kota Solo agar mendapatkan bantuan tersebut,” ia menjelaskan.
Harry menyadari bahwa NasDem Jateng belum memiliki sosok kepala daerah. Namun, pihaknya akan terus mengupayakan bantuan UMKM ini dapat diakses oleh masyarakat melalui pendekatan dengan berbagai instansi di pemerintahan.
Ia juga mendorong anggota legislatif NasDem untuk terus berkomunikasi dengan pemerintah daerah secara intens agar jika ada informasi bisa segera disampaikan ke masyarakat.
“Kita mengimbau pada teman-teman legislatif di Jawa Tengah apabila ada informasi segera disampaikan ke masyarakat. Mari kakak-kakak agar ikut aktif menginformasikan program pemerintah agar bisa diakses, terutama kader NasDem,” katanya berharap.
Ia juga menyarankan agar tiap DPD NasDem memiliki Wakil Ketua Bidang UMKM dengan program pelatihan dan pendidikan, juga bantuan pada masyarakat, terutama kader NasDem yang merupakan pelaku UMKM.
“Itu sangat realistis untuk tataran terendah. Jadi program bantuan pemerintah dan partai bisa menyentuh masyarakat secara langsung berbeda dengan bidang lain. UMKM ini sangat praktis untuk mengenalkan partai ke bawah,” usul Harry.
Harry juga berharap agar kondisi pandemi ini bisa segera mereda sehingga kondisi perekonomian segera membaik. Ia menekankan bahwa sektor UMKM di tengah pandemi bisa menjadi tulang punggung perekonomian mirip yang terjadi saat krisis 1998. UMKM, ia kembali menegaskan, justru mampu unjuk diri tetap eksis di tengah amukan pandemi Covid-19.


