JATENG.NASDEM.ID – Status zona merah pandemi covid-19 di Wonogiri membuat kegiatan kemasyarakat di semua sektor terbatas. Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) NasDem Wonogiri Sunyoto meminta semua kader NasDem di semua tingkatan menjaga kesehatan dan mematuhi protokol kesehatan.
Kak Sunyoto juga mengatakan NasDem siap menjadi relawan penanggulangan merebaknya Covid-19 dan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Wonogiri.
“Kita (NasDem) mengimbau kepada Pemkab Wonogiri untuk mengoptimalkan dan mempersiapkan jajaranya dalam memutus rantai Covid-19. NasDem siap sebagai relawan dalam membantu pemerintah agar tidak berstatus zona merah,” kata Kak Sunyoto menegaskan, Kamis (1/7).
Berdasar data di laman wonogirikab.go.id, per 30 Juni 2021 pukul 21.00 WIB, tercatat 10 kecamatan berstatus zona merah atau berisiko tinggi. Terdapat satu kecamatan zona kuning alias berisiko rendah. Kemudian terdapat 14 kecamatan status zona orange atau berisiko sedang.
Kemarin dilaporkan, sampel terkirim telah mencapai 20.492 spesimen, sebanyak 16.840 hasilnya negatif, sedangkan 3.644 kasus positif dan enam kasus dalam proses.
Sementara cakupan vaksinasi komulatif mencapai 45 persen atau sebanyak 83.533 orang dari target total sasaran vaksinasi mencapai 185.602 orang.
Kak Sunyoto, mengapresiasi langkah pemangku kepentingan di tingkat kecamatan yang sigap dalam menyikapi status Covid-19 di wilayahnya. Seperti di Kecamatan Wuryantoro dipasang bendera orange segitiga dengan tulisan covid-19.
“Bendera-bendera itu dipasang di pagar Kantor Kecamatan Wuryantoro dan juga di lokasi strategis. Pemasangan bendera orange itu menunjukkan bahwa status Covid-19 di Wuryantoro zona orange. Ternyata bendera orange itu juga dipasang di pelosok desa,” katanya.
Menurut Kak Sunyoto, pemasangan bendera orange sebagai sosialisasi dan penanda sehingga masyarakat tahu wilayahnya berstatus zona apa. “Keberadaan bendera sebagai penanda status itu sebaiknya dibarengi dengan sosialisasi masif tentang langkah-langkah antisipasi seperti penerapan 6M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, mengurangi mobilitas, menjauhi keramaian, dan menghindari makan bersama),” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya langkah-langkah antisipasi agar imun masyarakat tinggi, seperti makan makanan bergizi, makan buah, minuman bervitamin dan sebagainya. “Buatlah hati masyarakat bergembira karena kegembiraan itu menjadi imun utama,” ia menambahkan.
Menurut Kak Sunyoto, NasDem berharap proses vaksinasi dipercepat dan dipermudah. Informasi bagaimana mendaftar, dimana mendaftar, dan kapan mendaftar vaksinasi diminta disampaikan secara terbuka agar jika ada warga yang menginginkan vaksinasi dapat secara mudah mengakses.

