JATENG.NASDEM.ID- NasDem Kota Semarang diminta untuk segera melengkapi kepengurusan mulai dari DPC hingga DPRt, sehingga target perolehan e-KTA yang telah ditetapkan oleh pengurus pusat dapat segera direalisasikan.
“Hal mendasar dalam keorganisasian adalah pemenuhan pemangku fungsi-fungsi organisasi, jika tidak ada pengisi dalam suatu jabatan, maka dapat dipastikan organisasi itu akan rapuh,’’ ujar Wakil Sekjen Deddy Ramanta dalam konsolidasi DPP, DPW dan DPD NasDem Kota Semarang, di Kantor DPW NasDem Jalan Madukoro, Semarang, pada Senin (31/5).
Hadir dalam acara tersebut Wasekjen Bidang Pemenangan Pemilu Jakfar Sidik, anggota taskforce Jawa III Harry Poernomo. Sedangkan pengurus DPW tampak hadir Ketua DPW NasDem Jateng Setyo Maharso, Ali Mansyur, Sunu Fajar Bibit Prasetyo, Kakak Yuyun, Kakak Cindy, dan anggota DPR RI Dapil I Jateng Fadholi.
Menurut Deddy Ramanta, berdasarkan aturan organisasi, NasDem memiliki kepengurusan mulai dari tingkat nasional (pusat), provinsi (DPD), daerah (kabupaten/kota) dan tingkat cabang (DPC). Karena itu, ia menekankan, agar roda organisasi NasDem bisa berjalan, maka seluruh jabatan dalam struktur organisasi itu harus terisi seluruhnya.
Deddy Ramanta yang semasa mahasiswa malang melintang di dunia pergerakan itu menambahkan, kondisi riil yang dihadapi NasDem saat ini adalah kelengkapan keorganisasian di tingkat daerah dan cabang. ‘’Kalau di tingkat pengurus pusat, seratus persen sudah terisi dan bergerak. Demikian juga DPW, telah solid di 34 provinsi. Saat ini yang masih jadi persoalan adalah pengurus tingkat DPD, DPC dan ranting. Kalau dalam konteks Jateng, yang masih perlu disegerakan untuk dilengkapi strukturnya adalah di tingkat cabang dan DPRt,’’ katanya.
Menurut Deddy, di Jawa Tengah yang terbagi dalam 537 kecamatan, 750 kelurahan, dan 7.809 desa termasuk wilayah gemuk. ‘’DPW harus segera melengkapi kepengurusan di tingkat kecamatan dengan merekrut 4.296 kader karena setiap pengurus cabang berjumlah 8 orang. Sementara itu untuk tingkat DPRt, harus melibatkan 55 pengurus, dengan demikian mencakup 470.745,’’ ujar Deddy.
Ia menambahkan, ‘’Karena itu pengurus pusat memberikan target capaian e-KTA untuk NasDem Jateng pada 2021 ini sejumlah 475.000. Angka ini mencerminkan seluruh pengurus dari tingkat DPW sampai DPRt.’’
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Wasekjen NasDem bidang Pemenangan Pemilu Jakfar Sidik mengatakan kemenangan NasDem pada Pemilu 2024 sangat tergantung dari kelengkapan struktur terutama di tingkat DPRt. ‘’Ujung tombak dari partai ini adalah di DPRt, sebab merekalah yang setiap hari bersentuhan dengan masyarakat,’’ katanya.
Jika 55 pengurus di DPRt, Jakfar menjelaskan, tersebar di seluruh dukuh atau RW maka sudah dapat dikatakan, NasDem telah menguasai desa atau kelurahan itu.
‘’Mari kita berandai-andai, jika dalam sebuah kelurahan atau desa terisi lengkap 55 pengurus dari seluruh dukuh/rukun warga, maka jika setiap satu pengurus DPRt mengumpulkan 55 pendukung, maka dari kelurahan/desa itu sudah menetas 3.025,” katanya
“Kemudian 3.025 kader yang dibawa oleh 55 anggota pengurus DPRt itu, menetaskan empat atau lima orang (istri, anak, tetangga), maka dengan modal 55 anggota DPRt akan membuahkan sekitr 18 ribu suara,’’ ujarnya menekankan.
Baik Jakfar maupun Deddy Ramanta menyadari bahwa proses merekurt DPRt tidak semudah dan seenak seperti ketika didiskusikan. ‘’Kami menyadari bahwa rekruitmen itu bukan perkara mudah, ada banyak sarana yang harus disiapkan. Namun demikian, tidak perlu berkecil hati, karena di Jateng ada lima anggota DPR RI, tiga anggota DPRD provinsi dan 79 anggota DPRD kabupaten/kota.’’
Menurut Deddy, keberadaan para anggota legislatif itu bisa disinergikan dengan para kader dan pengurus daerah dalam rangka merawat seluruh struktur organisasi. ‘’Artinya untuk merawat organisasi, bisa disinergikan dengan program-program dari anggota dewan. Jadi, prioritas penerima manfaat dari program dan kegiatan dewan adalah pengurus dan kader NasDem,’’ ujarnya optimistis.
