JATENG.NASDEM.ID. – Keberhasilan NasDem Jepara merekrut anggota dengan e-KTA terbanyak di Jawa Tengah, merupakan buah dari sinergitas antara pengurus daerah dan anggota DPR dari Dapil II Jateng (Jepara, Demak, Kudus) Lestari Moerdidjat.
‘’Sebenarnya sudah bukan lagi bersinergi, tetapi kami telah ngeblend. Saling bersenyawa sehingga di antara kita menjadi satu jiwa,’’ ujar Ketua DPD Jepara H. Pratikno, Rabu (12/5).
Menurut Pratikno, Lestari Moerdidjat atau yang akrab disapa Mbak Rerie selalu melibatkan struktur jika hendak melakukan kegiatan. Demikian pula, struktur juga akan melibatkan Mbak Rerie atau tim yang selalu siaga di Jepara.
‘’Di Jepara, Mbak Rerie mempunyai rumah aspirasi yang tidak pernah berhenti berdetak. Di rumah itulah semua strategi untuk mengembangkan NasDem di Jepara, diolah, dan dimatangkan,’’ ujarnya.
Itulah sebabnya, Pratikno yang juga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jepara tidak terlalu heran jika daerah kekuasaannya, menjadi juara di Jateng dalam pengumpulan e-KTA.
Tercatat hingga Rabu ini, jumlah e-KTA yang berhasil dikumpulkan sebanyak 18.937 atau 137 persen dari target yang ditetapkan pengurus pusat. Selain itu, per 11 Mei 2021, Pratikno berhasil mencatatkan 3.667 e-KTA yang merupakan jumlah terbanyak di antara 79 anggota DPRD Kab/Kota di Jateng dari NasDem.
Bahkan di Jepara ini, dari tujuh anggota dewan, tinggal satu orang saja yang belum menembus angka 500, yang menjadi target perolehan e-kTA dari DPW.
Selain sinergitas dengan Mbak Rerie, Pratikno juga membeberkan kunci lain atas keberhasilannya. ‘’Sudah sedari awal, kami membentuk pasukan penginput di setiap DPC. Kami sedikitnya menempatkan tiga admin di setiap DPC. Tugas mereka secara khusus memasukkan data-data kependudukan ke dalam sistem digital NasDem,’’ ujarnya.
Pasukan penginput itu, ia menambahkan, menerima data kartu tanda penduduk yang disetorkan oleh pengurus di tingkat DPC dan ranting. ‘’Jadi pengurus cabang dan ranting bergerak masuk ke rumah-rumah penduduk, membantu mereka dengan sejumlah program kegiatan, dan karena sudah menjadi bagian dari NasDem, maka masyarakat bersedia memberikan KTP untuk dibuatkan kartu digital NasDem,’’ ujarnya.
Sebagai upaya untuk meningkatkan semangat pengurus cabang, diadakan sayembara pengumpul e-KTA terbanyak. ‘’Kami bikin lomba. Bagi setiap DPC dengan input e-KTA tertinggi, kami siapkan hadiah Rp 10 juta. Sedangkan ranking kedua mendapatkan Rp 5 juta, dan juara ke tiga akan menggondol Rp tiga juta.,” katanya.
Namun ia menambahkan, e-KTA yang menjadi anggota atau berkaitan dengan Mbak Rerie tidak dimasukkan dalam hitungan.
Menurut Pratikno, pengurus juga memberikan target kepada tujuh anggota DPRD Jepara untuk mengumpulkan anggota langsung minimal seribu e-KTA. ‘’Jadi kalau DPW memberikan target 500 ke setiap anggota dewan, kami justru mematok dua kali lebih besar,” katanya.
Keberhasilan NasDem Jepara dan anggota dewannya menjadi pengumpul e-KTA terbanyak di Jateng ini, kata Pratikno, sebenarnya tidak jatuh dari langit. ‘’Kami mengikuti arahan dari Mbak Rerie, untuk selalu merawat para pemilih di Pileg 2019 lalu. Setelah kami dilantik jadi anggota dewan, upaya merawat pemilih terus dilakukan. Tidak hanya kami yang melakukannya, tetapi juga Mbak Rerie,’’ ujarnya.
Menurut Pratikno sejak Januari 2020, NasDem Jepara terus membangun infrastruktur dan Bankuedes. ‘’Kami sudah membentuk kelompok usaha bersama (KUBE, KUB) ada sekitar 100 klompok yang beranggotakan rata-rata sepuluh orang,” katanya.
Ia menambahkan, “Kelompok nelayan yang sudah kami bina dan sering kami bantu ada sekitar 20 kelompok yang rata-rata beranggotakan 30- 40 orang. Pembinaan Kelompok Kegiatan (Poktan) juga disebar di hampr semua desa di Jepara.’’
Pratikno menambakan, semua sektor yang sudah dibentuk terus dirawat dan diberdayakan, tidak hanya oleh struktur tetapi juga fraksi di DPRD Jepara dan Mbak Rerie. ‘’Terkait dengan pengumpulan e-KTA ini, kami benar-benar optimalkan sektor-sektor yang telah kami bentuk,’’ ujarnya.
Kendati saat ini capaian Jepara yang tertinggi, namun Pratikno melihat belum sepenuhnya optimal. ‘’Insyaalah setelah hari raya Idul Fitiri akan kami genjot lagi, biar sampai tingkat optimal. Mesti saat ini kami tetinggi, tetapi NasDem Jepara belum puas. Bersinergi dengan Mbak Rerie, kami Insyaalah, bisa lebih tinggi lagi,” katanya optimistis.
