JATENG.NASDEM.ID – Di atas kapal Rowo Jombor, pengurus DPD NasDem Klaten meriung bersama sejumlah fungsionaris NasDem Mbayat dan Trucuk. Mereka berembug tentang pemberdayaan masyarakat di wilayah tersebut.
‘’Agar keberadaan partai memberikan manfaat kepada masyarakat,’’ ujar
Ketua DPD NasDem Klaten Miranda Vera Yulianti, Minggu (9/5).
Tampak dalam acara itu, pengurus DPC Mbayat dan Trucuk seperti Kakak Daryono, Kakak Maryadi Suyanto, Kakak Is, Kakak Harjono, Kakak Aan, Kakak Anita, dan Kakak Shinta. Acara juga dihadiri Wakil Ketua DPW NasDem Jateng Bidang Meleniall Kakak Olive.
‘’Kita bahas penguatan struktur partai di atas kapal yang berlayar di Rowo Jombor, maklum sebagian pengurus kami adalah generasi Z,’’ ujarnya tersenyum.
Menurut Miranda, fungsionaris NasDem Mbayat dan Trucuk memilliki keprihatinan yang sama, yaitu seretnya upaya pembentukan struktur di tingkat kelurahan.
‘’Jangankan mencari 55 anggota per DPRt sebagiamana disyaratkan oleh DPP, saat ini mendapatkan 25 orang yang bersedia menjadi pengurus di tingkat kelurahan/desa, sudah merupakan berkah,’’ ujar Miranda.
Kondisi itu tidak lantas menyurutkan semangat. ‘’Karena itu kami ngumpul, istilah kerennya commander calls. Tadi Kakak Bayu juga menekankan perlunya dicari cara-cara yang variatif ketika melakukan pendekatan dengan warga,’’ katanya.
Setelah diskusi sambil buka puasa, NasDem Trucuk dan Mbayat menyimpulkan adanya sedikit salah langkah ketika masuk ke masyarakat.
‘’Semula kami langsung ‘menendang’ atau menyerang, jurus ini justru membuat masyarakat kaget. Karena itu, kami akan masuk dengan cara senyum, sapa, dan bekerja,’’ ujar Miranda yang juga seorang atlet taekwondo itu.
Itu sebabnya, ke depan, NasDem Klaten akan mendorong seluruh DPC untuk membuat program-program kerja yang bermanfaat bagi masyarakat.
‘’Tadi Kakak Olive dari DPW memaparkan sejumlah program bekerjasama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan juga Kementerian Komunikasi dan Informatika yang sudah siap untuk diimplementasikan di Klaten,’’ ia menjelaskan.
Miranda yakin NasDem Klaten bisa segera bangun tidur setelah Pileg 2019 yang lalu untuk mengejar ketertinggalan dalam pengumpulan e-KTA dan penguatan struktur organisasi.
Apalagi, ia menambahkan, banyak warga yang sebenarnya ingin membantu membesarkan NasDem. ‘’Kuncinya hanya apakah kita terbuka atau tidak,’’ imbuhnya
Secara khusus, Miranda menunjuk nama Kakak Rus yang baru bergabung dengan NasDem pada Pillkada 2020. ‘’ Kakak Rus ini terlanjur jatuh cinta dengan NasDem. Ia ingin mendedikasikan waktunya untuk NasDem,’’ ujarnya.
Ia menambahkan, ‘’Kak Rus ini adalah pimpinan dari Paguyuban Numani yang bergerak di bidang kebudayaan, kerajinan dan pemberdayaan perempuan di daerah Klaten dan sekitarnya.’’
