JATENG.NASDEM.ID – Ketua DPD NasDem Kabupaten Rembang Bayu Andriyanto menargetkan perolehan 15 ribu hingga 20 ribu dari target 16.170 e-KTA. Ia menyebutkan hingga Jumat (7/5) ini sudah berhasil dikumpulkan 2.492 e-KTA.
Bayu mengatakana jumlah perolehan e-KTA Kabupaten Rembang menempati urutan ke-10 di Jawa Tengah. “Verifikasi di pusat agak lambat dan agak jomplang ketika yang di Dapil II Jateng orangnya Ibu Rerie, di Solo orangnya Ibu Eva,” ia terus terang.
Meski demikian, ia tak putus asa untuk terus turun ke masyarakat demi menembus target yang telah ditentukan. Ia menambahkan, masih banyak yang mempertanyakan peruntukan e-KTA.
Untuk mencapai hal ini, ia menekankan penguatan struktur partai dari tingkat DPD, DPC, hingga DPRt. Ia menyoroti peran ketua, sekretaris, dan bendahara dalam perolehan e-KTA ini.
“Kuncinya di struktur partai harus saling menguatkan dari DPD hingga grassroot di DPRt tidak lepas dari masing-masih punya peran (KSB) haru sejalan,” ia menambahkan.
Dengan strategi ini, ia yakin DPD NasDem Kabupaten Rembang bakal melesat ke posisi empat atau lima besar se-Jawa Tengah.
“Saya optimistis 4-5 besar. Hari ini 3 ribuan. Saya penginnya 15-20 ribu tetapi bertahap,” katanya.
Selain fokus pada peningkatan capaian e-KTA, Bayu tengah sibuk mempersiapkan Pemilu 2024 mendatang. Ia mengaku bahwa karisma tiap tokoh yang dicalonkan juga berpengaruh terhadap simpati masyarakat.
Ia menjelaskam tak mudah ‘ngopeni’ kader partai yang sudah ia nahkodai selama dua periode tersebut. Ia menekankan NasDem bisa muncul sebagai partai yang nasionalis sekaligus religius.
“Ngopeni partai itu juga tak gampang. Makanya figur dan ketokohan menjadi bagian vital di dalam partai. Kita butuh beberapa pembandaing. Di Rembang banyak ulama, lebih terasa religius, di sini NasDem-nya religius dan punya banyak tokoh religjus,” kata pria 35 tahun ini.
Untuk itu, dengan adanya Rapar Koordinasi Wilayah (Rakorwil) DPW NasDem Jawa Tengah yang akan dilaksanakan pada pertengahan Juni mendatang, Bayu berharap forum tersebut data menghadirkan wahana baru dalam strategi perekrutan anggota maupun pengembangan partai.
“Harus ada yang baru dan harus bervariasi lagi kebijakan dari pusat. Kalau kami berharap agar DPW sering turun ke bawah untuk berbicara menabur harapan di DPD di Jawa Tengah dan memberikan semangat,” ia berharap.
