Klaten – Program demonstration plot atau demplot digelar oleh NasDem Klaten menyasar masyarakat di Kecamatan Wedi, Klaten beberapa waktu lalu. Menurut Fauzi Bayu, selain mengedukasi masyarakat, program ini juga merupakan upaya untukmembangun basis NasDem dimasyarakat.
Menurutnya, demplot merupakan salah satu cara yang akan digunakan NasDem Klaten untuk menyapa masyarakat di wilayah tersebut. Sebagai informasi, sebagian besar warga Klaten bekerja di sektor pertanian tak heran wilayah tersebut dikenal sebagai lumbung beras Jawa Tengah.
Program demplot ini, kata dia, merupakan cara masuk NsDem ke kelompok basis.
‘’Tahu sendiri kan, kalau di Klaten ini didominsi oleh satu partai politik dengan paham kebangsaannya. Masyarakat sangat fanatik dengan dengan Soekarno, bahkan ada ideom, pejah gesang ndherek Bung Karno. Karena itu, model pendekatan kami tidak bisa massal, namun harus mendekati secara personal, menyapa hati dan pikiran mereka,’’ ujar Koordinator Daerah Dapil 7 (Sukoharjo, Surakarta dan Klaten) ini.
Agaknya program ini bukan dilakukan secara serampangan melihat produktivitas petani di lumbung padi ini merosot drastis.
‘’Belakangan ini produktivitas petani merosot, akibatnya penghasilan mereka terpangkas. Ini terjadi karena petani tidak mendapatkan pendampinan yang tepat, tentang bagaimana bertani secara produktif?’’ ujarnya
Umumnya petani di daerah ini memang masih menggunakan cara bertani konvensional secara turun temurun.Bayu mengakui, pendekatan seperti itu membutuhkan waktu lama dan sangat melelahkan.
‘’Kami harus meluangkan waktu untuk menyambangi para petani, selain itu juga mencarikan jalan bagi mereka untuk mendapatkan akses guna mendapatkan permodalan, bibit, pupuk dan obat-obatan,’’’ katanya.
Tak dipungkiri, upaya edukasi ini berbeda dengan kampanye yang bersifat masal. Menurut Bayu mengumpulkan masyarakat di lapangan untuk kampanye memang tak butuh banyak tenaga dan waktu. Namun begitu, Bayu yakin aksi kreatif ini lebih mengena di hati masyarakat dan menggeser makna politik yang usang.
‘’Saya yakin, dengan diskusi, ngobrol dari hati ke kati, dan ikut membantu mengatasi masalah yang mereka hadapi, Klaten yang sementara ini merah, dapat berubah menjadi biru,’’ tandasnya. (Nasdemjateng.id)

