18Tube.tv is a free hosting service for porn videos. You can create your verified user account to upload porn videos to our website in several different formats. 18tube Every porn video you upload will be processed in up to 5 working days. You can also use our embed code to share our porn videos on other websites. On 18Tube.tv you’ll also find exclusive porn productions shot by ourselves. Surf around each of our categorized sex sections and choose your favorite one: amateur porn videos, anal, big ass, blonde, brunette, etc. You will also find gay and transsexual porn videos in their corresponding sections on our website. Watching porn videos is completely free!

Hendi Berharap Kalialang Jadi Kampung Keset

SEMARANG (21 Desember): Puluhan ibu-ibu di Kampung Kalialang, Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati, Semarang, Jawa Tengah antusias mengikuti pelatihan pembuatan keset yang diselenggarakan ‘GerakanSemarangKreatif’ hasil kerja sama dengan Sahabat Lestari minggu lalu.

 

Gerakan ini diinisiasi Hendi Wijanarko, kader muda NasDem yang juga calon anggota legislatif (Caleg) Partai NasDem DPRD Kota Semarang yang mewakili Dapil 5 (Kecamatan Gunungpati, Banyumanik, Gajahmungkur) nomor urut 5.

 

Instruktur pelatihan didapuk oleh Ibu Irma Suryani, seorang wanita yang dikenal sebagai penggerak semangat wirausaha bagi difabel dan wanita.

Adapun keset dipilih karena mudah pembuatannya, mudah penjualannya dan mempunyai nilai tambah ekonomi.

 

Dalam pelatihan tersebut semua peserta diajak bersama-sama mempraktekkan pembuatan keset dengan bahan dasar dari kain perca. Kain perca dipilih sebagai bahan baku karena harganya murah dan mudah didapatkan.

 

Satu persatu mereka belajar merangkai dan menjahit kain perca dengan pola tertentu untuk dijadikan keset dan kerajinan lain.

 

Tidak sampai dua jam, puluhan keset dan alas piring telah tercipta. Meskipun hasilnya belum serapi dan sebagus pengrajin profesional akan tetapi sudah layak pakai dan bisa dibilang bagus meskipun dikerjakan oleh pengrajin pemula.

 

“Ternyata membuat keset seperti yang dijual di toko-toko tidak susah seperti yang kami bayangkan. Terima kasih buat mas Hendi yang telah memfasilitasi pelatihan ini,” ujar ibu Dilla, seorang peserta pelatihan. Rabu (12/12/2018)

 

Hendi sendiri sebagai penggagas kegiatan tersebut menyatakan harapannya agar setelah pelatihan berakhir semua peserta bisa secara kontinyu memproduksi keset di rumah masing-masing.  Hasil kerajinan tersebut akan ditampung secara kolektif dan dijual ke beberapa pembeli di Jakarta.

Dengan demikian ibu-ibu yang menjadi pengrajin bisa mendapat manfaat ekonomi dan menambah penghasilan keluarga. Bahkan sangat mungkin jika Kampung Kalialang akan menjadi kampung penghasil keset terbesar di Semarang dalam beberapa waktu mendatang.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top