KENDAL: Dalam pemilihan Cagub dan Cawagub 2018 di Jateng saat ini dari hasil survei tertinggi dimiliki pasangan calon nomor urut 1 (satu) yakni Ganjar- Taj Yasin.
Calon Gubernur Nomor urut 1 (satu) Ganjar Pranowo mengatakan, menyikapi yang didapat dari hasil survei sebagai poling tertinggi jangan membuat tim pemenang menjadi kendor.
Namun, tim pemenang dan partai pendukung harus lebih menggerakan mesin tim pemenangan harus tetap semangat untuk memastikan dukungan suara tidak berkurang hingga pemilihan 27 Juni mendatang.
Baca juga : KH Zaenuri, Tokoh Agama Korban Luka Bacok: Matur Nuwun Sampun Rawuh, Pak Gub
“Tim pemenang harus selalu mensolidasikan kekuatan hingga lapisan paling bawah. Dengan menggerakan silaturahmi kepada, teman, tetangga, saudara dan sahabat.”ungkap Ganjar di salah satu rumah makan di Gemuh Kendal, Senin (19/3).
Ditambahkan, Ganjar memperingatkan khusus kabupaten kendal, dari hasil survei hanya menang 50 persen. Sedangkan di daerah lain mendapat nilai rata-rata di atas 70 persen.
“Saat ini kendal mendapat 50 persen paling sedikit dibandingkan daerah lain. Saya meminta agar tim kendal harus lebih kerja keras menggerakan tim ditingkat bawah,” tandasnya.
Baca juga : Indonesia-Selandia Baru Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Perdagangan Investasi
Deklarasi dihadiri seluruh partai politik pendukung dari PDIP, PPP, Partai Golkar, Partai Demokrat, Partai Nasdem, Partai Perindo, dan Partai Hanura. Ribuan kader menyimak pengarahan dari Ganjar Pranowo.
Calon Gubernur Ganjar Pranowo memberikan salah satu contoh tindakan pungli yang pernah diungkapnya ketika masih menjabat sebagai Gubernur Jateng. Kasus pungli jembatan timbang di Subah, Kabupaten Batang, pada awal tahun 2014 lalu. Kemudian calo CPNS, dan pungli Samsat
“Setiap ada laporan dari masyarakat, saya cek lapangan jika itu benar yang dilakukan petugas kami, maka besok paginya saya pecat petugasnya,” katanya.
Sumber : https://kanalindonesia.com/38965/2018/03/19/ganjar-tekankan-jika-ada-petugas-yang-nakal-petugas-akan-dipecat/

