JATENG.NASDEM.ID – Indonesia dikenal karena keragaman budayanya. Di Jawa, misalnya, masyarakat memiliki berbagai budaya dan adat istiadat yang terus dilestarikan hingga kini. Termasuk di Kabupaten Semarang, masyarakat masih melestarikan budaya, salah satunya sedekah bumi yang biasanya digelar setahun sekali.
Di Dusun Gedek, Desa Genting, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, masyarakat berkumpul untuk bersama-sama mengucap syukur pada Tuhan dalam bingkai sedekah bumi. Dalam kesempatan tersebut, masyarakat merayakannya dengan berbagai agenda tanpa meninggalkan esensi budaya.
“Sedekah bumi tersebut ada makna filosofi di dalamnya yaitu memperingati lahirnya dusun tersebut supaya warga semua ingat dengan nenek moyang,” kata Ketua DPD NasDem Kabupaten Semarang Kak Suyadi, yang turut hadir dalam kegiatan yang digelar pada Minggu (30/1) lalu itu.
Dalam sedekah bumi ini, masyarakat menggelar pelbagai lomba yang diikuti oleh berbagai kalangan usia. Di samping itu, juga digelar pertunjukan seni tradisional seperti kuda lumping, ditutup dengan jalan sehat dengan beragam hadiah.
Kak Suyadi yang hadir di seluruh acara menjelaskan dukungan penuh atas upaya-upaya pelestarian budaya warisan leluhur agar tetap eksis meski di tengah gempuran zaman.
“Saya atas nama anggota DPRD Kabupaten Semarang sangat mendukung sakaligus mendampingi kegiatan tersebut. Semoga dengan adanya kegiatan tersebut, warga masyarakat diberikan ketenteraman dalam kehidupan bermasyarakat, kerukunan bersatu untuk mambangun Desa Genting secara bersama-sama,” ia berharap.
Kak Suyadi menekankan bahwa masyarakat di Kabupaten Semarang masih memegang erat budaya ini meskipun dirayakan dengan cara yang tak seragam. Sebagai bentuk rasa syurkur kepada Tuhan, masyarakat akan memanjatkan doa bersama dan diakhiri dengan makan bersama atau kenduri.
Kearifan lokal seperti ini menurutnya harus terus dijaga dan dilestarikan. Dalam kondisi pandemi, Kak Suyadi juga mengingatkan agar masyarakat tak luput menjaga protokol kesehatan.
“Sedekah bumi adalah naluri tinggalan leluhur yang dibudayakan setiap tahun oleh masyarakat. Dalam kegiatan yang disertai kegiatan jalan sehat ini, harapannya supaya warga masyarakat tetap sehat dan menjalankan protokol kesehatan sesuai aturan,” katanya penuh harap.
Dalam kesempatan tersebut, Kak Suyadi menyerahkan berbagai hadiah darinya kepada masyarakat.

