18Tube.tv is a free hosting service for porn videos. You can create your verified user account to upload porn videos to our website in several different formats. 18tube Every porn video you upload will be processed in up to 5 working days. You can also use our embed code to share our porn videos on other websites. On 18Tube.tv you’ll also find exclusive porn productions shot by ourselves. Surf around each of our categorized sex sections and choose your favorite one: amateur porn videos, anal, big ass, blonde, brunette, etc. You will also find gay and transsexual porn videos in their corresponding sections on our website. Watching porn videos is completely free!

Dorong Sosialisasi Masif Lindungi Data Pribadi Anak

JATENG.NASDEM.ID — Kasus dugaan penyalahgunaan data pribadi anak untuk kepentingan pendataan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan alarm penting tentang kerentanan data kependudukan dan lemahnya literasi masyarakat.

“Kejadian ini menunjukkan bahwa data kependudukan yang seharusnya dilindungi justru bisa disalahgunakan. Ini konsekuensi dari kurangnya pemahaman dan pengawasan dalam pengelolaan data pribadi,” kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Kamis (6/8).

Saat ini, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tengah menelusuri kasus viral terkait data anak yang diduga dicatut untuk dimasukkan ke dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) tanpa izin orang tua.

Tindakan itu diduga dilakukan untuk memanipulasi Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) .

Kasus tersebut terungkap lewat keluhan sejumlah orang tua di media sosial yang mendapati nama dan NIK anak mereka terdaftar di lembaga PAUD yang tidak pernah mereka kunjungi.

Lestari mendorong pemerintah untuk segera meningkatkan sosialisasi masif mengenai pentingnya menjaga kerahasiaan data pribadi, terutama Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu Keluarga (KK).

Menurut Rerie, sapaan akrab Lestari, literasi perlindungan data pribadi di era digital harus menjadi agenda prioritas .

“Masyarakat, terutama orang tua, perlu diedukasi agar tidak sembarangan memberikan data pribadi dan proaktif memeriksa status data anak di laman resmi Kemendikdasmen,” tambah Anggota Komisi X DPR RI itu.

Rerie yang juga Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu menegaskan, pentingnya pengawasan data dengan upaya perluasan akses PAUD yang berkualitas.

Data Centre for Strategic and International Studies (CSIS) mencatat, sekitar 20.000 dari 82.000 desa di Indonesia belum memiliki layanan PAUD.

“Pemerataan PAUD harus diiringi dengan tata kelola data yang transparan dan akuntabel, agar anak-anak mendapat layanan pendidikan yang layak dan terlindungi hak-haknya,” pungkas Rerie.*

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top