JATENG.NASDEM.ID — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Jawa Tengah menggelar pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) bertema Akuntabilitas Keuangan Negara dalam Tugas Pokok dan Fungsi Anggota Dewan di Hotel Amandaru Jl Gajah Mada Barat No 7A Pekalongan, Kamis (19/6/2026). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari hingga 21 Juni 2026 ini menjadi forum penguatan kapasitas bagi para legislator dalam memahami tata kelola keuangan negara yang transparan dan akuntabel.
Bimtek dihadiri oleh anggota DPR RI daerah pemilihan Jawa Tengah, anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, serta anggota DPRD kabupaten/kota se-Jawa Tengah. Agenda ini dibuka secara resmi oleh Prianto A. Suryono yang hadir mewakili Ketua DPW Partai NasDem Jawa Tengah, Lestari Moerdijat, yang berhalangan hadir karena agenda lain.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh dan pengurus partai, di antaranya jajaran pengurus DPW Partai NasDem Jawa Tengah, anggota Fraksi Partai NasDem DPR RI dari Jawa Tengah, pimpinan DPRD provinsi dan kabupaten/kota, serta para tenaga ahli dan sekretariat dewan.
Dalam sambutannya, Prianto menegaskan bahwa kehadiran para peserta bukan sekadar memenuhi agenda partai, melainkan wujud keseriusan dalam menjaga amanah rakyat melalui tata kelola anggaran yang bertanggung jawab.
“Kehadiran kakak-kakak hari ini mencerminkan komitmen yang kuat untuk terus menjaga integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab sebagai perpanjangan tangan suara rakyat,” ujar Prianto.
Menurutnya, Bimtek ini memiliki tiga tujuan utama. Pertama, menyamakan persepsi terkait regulasi terbaru dalam pengelolaan keuangan negara. Kedua, memperkuat fungsi pengawasan agar anggota dewan semakin tajam dalam mengawal APBD dan APBN. Ketiga, meminimalisasi potensi persoalan hukum dalam setiap proses administrasi dan kebijakan yang diambil.
Prianto menekankan, akuntabilitas kini tidak lagi hanya dipahami sebagai kewajiban administratif, melainkan bagian penting dalam membangun dan menjaga kepercayaan publik.
“Akuntabilitas bukan lagi sekadar kewajiban administrasi, tetapi fondasi utama untuk membangun kepercayaan masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menyoroti tantangan pengelolaan keuangan negara yang semakin kompleks di tengah ketidakpastian ekonomi global. Situasi ini, kata dia, menuntut anggota dewan untuk semakin cermat, disiplin, dan bertanggung jawab dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan.
“Setiap rupiah uang rakyat yang dianggarkan, dikelola, dan diawasi oleh anggota dewan harus dipastikan benar-benar mengalir untuk kesejahteraan masyarakat secara efektif dan efisien,” tambahnya.
Untuk memperkaya pemahaman peserta, Bimtek menghadirkan tiga narasumber kompeten dari lintas lembaga, yakni Dr. Drs. Horas Maurits Panjaitan dari Kementerian Dalam Negeri, Dr. Muhammad Junaidi dari Universitas Semarang, dan Robiatul Adawiyah dari Kejaksaan Negeri.
Ketiganya akan membahas berbagai materi strategis, mulai dari akuntabilitas keuangan negara dalam tugas DPRD, kepatuhan penggunaan anggaran di Sekretariat Dewan, hingga tata kelola pokok-pokok pikiran DPRD agar tetap akuntabel dan tepat sasaran.
Melalui forum ini, DPW Partai NasDem Jawa Tengah berharap seluruh peserta tidak hanya memperbarui pemahaman regulasi, tetapi juga menjadikan Bimtek sebagai ruang diskusi dan evaluasi untuk memperkuat kualitas pelayanan politik kepada masyarakat.***

