JATENG.NASDEM.ID – Anggota DPRD Kabupaten Rembang dari Fraksi NasDem Frida Iriani menginisiasi pelatihan fasilitasi ekonomi kreatif pada pelaku usaha rumahan yang ada di Kabupaten Rembang pada Sabtu (22/10) di Hotel Matahari Yogyakarta.
Dalam kegiatan tersebut, hadir Dinas Pariwisata Kabupaten Rembang Kusrini dan Kasi Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Muhari. Kusrini menyampaikan bahwa pihaknya memberikan dukungan penuh kepada warga yang mempunyai produksi dan usaha rumahan untuk mengembagkan usahanya.
Terlebih, Kecamatan Lasem memiliki produk unggulan yang sudah dikenal berupa Batik lasem yang perlu mendapatkan perhatian dalam pengembangan dan pemasarannya.
“Lasem mempunyai kerajian batik yang sudah dikenal oleh kalangan luas sehingga perlu mendapat perhatian untuk mengembangkan dalam pemasaranya,” terang Kusrini.
Ekonomi kreatif merupakan konsep pada era ekonomi baru yang mengintensifkan informasi dan kreativitas dengan mengandalkan ide dan pengetahuan dari sumber daya manusia sebagai faktor produksi yang utama.
Seperti yang diketahui, ekonomi kreatif memiliki 17 subsektor yaitu kriya, pertunjukan, desain produk, kuliner, seni rupa, fotografi, musik, arsitektur, fesyen, periklanan, desain interior, televisi & radio, desain komunikasi visual, film animasi video, pengembangan permainan, penerbitan, dan aplikasi.
Kesuksesan ekonomi kreatif di daerah memerlukan kerjasama dari berbagai pihak agar dapat mendatangkan manfaat bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Frida Iriani yang juga merupakan aktivis sosial ini berharap agar para peserta dapat memanfaatkan pelatihan ini untuk mempertajam kemampuan usaha serta ajang untuk mengembangkan usaha.
Salah satu peserta dari Desa Sendang Coyo, Kecamatan Lasem, Iswanto yang merupakan seorang pekerja tukang mebel di desanya menyampaikan bahwa ia menghadapi kendala dalam menyediakan alat penunjang pekerjaannya.
“Saat ini kami sering mengalami kesulitan saat mengerjakan pekerjaan baik batik atau pekerjaan pertukangan,sehingga kemi membutuhkan alat yang bisa menunjang agar usaha kami bisa meningkat,” terangnya yang kemudian ditanggapi oleh pemateri terkait teknis pengajuan bantuan.

