JATENG.NASDEM.ID –Tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur pada Sabtu (1/10) malam menorehkan duka mendalam bagi masyarakat Indonesia.
Sebanyak 174 orang disebutkan tewas dan ratusan lainnya luka-luka menjadikan Indonesia menempati salah satu peringkat teratas di dunia sebagai negara yang mengalami tragedi di bidang olahraga.
Tragedi ini terjadi seusai pertandingan Arema Malang dan Persebaya Surabaya yang dihadiri kedua pendukung kesebelasan tersebut.
Ketua DPW NasDem Jawa Timur Sri Sajekti Sudjunadi mengatakan bahwa peristiwa ini membuat pihaknya dirundung kesedihan yang luar biasa, terlebih 3 orang pengurus NasDem Malang yang meninggal, dan dua orang lain masih dinyatakan hilang akibat tragedi tersebut.

“Sayang sekali suasana hati kami yang seharusnya berbunga-bunga, saya sedang bersedih karena ada kejadian yang sangat luar biasa di dunia sepakbola kita,” terang Sri Sajekti saat berkunjung ke DPW NasDem Jateng bersama 100 orang rombongan jurnalis asal Jawa Timur pada Minggu (2/10) siang.
Sebagai promotor sepakbola yang juga menjadi pencetus Liga Indonesia pertama, perempuan yang akrab dipanggil Bunda Janet ini menegaskan bahwa ia memiliki cita-cita besar melalui sepakbola agar bisa membuktikan diri di tingkat dunia.
“Peristiwa di Stadion Kanjuruhan ini merupakan kesedihan kita semua bukan haya kesebelasan yang sedang bertanding, namun dunia sepakbola, dunia olahraga,” tegasnya.
Delam kesempatan tersebut, para jurnalis dan pengurus NasDem kemudian memanjatkan doa untuk para korban tragedi Stadion Kanjuruhan yang dipimpin oleh Ketua Bidang Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPW NasDem Jawa Tengah Fadholi .
“Mari memanjatkan doa atas insiden untuk para korban agar yg gugur ditempatkan di sisi Allah SWT,” tegasnya sesaat sebelum memimpin doa.


